Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Transformasi Samsul-Affandi, Tradisi Kakak Adik Laskar Antasari

- Apahabar.com     Rabu, 16 Januari 2019 - 08:00 WITA

Transformasi Samsul-Affandi, Tradisi Kakak Adik Laskar Antasari

Muhammad Afandi Yusuf (kiri) dan Samsul Arif (kanan)[email protected]

Tidak keliru jika Barito Putera selalu menjunjung azas kekeluargaan. Kedatangan Muhammad Afandi Yusuf sekaligus mengulang tradisi dua badangsanak dalam skuad Laskar Antasari.

Eddy Andriyanto, apahabar.com

Affandi merupakan salah seorang dari tiga pemain anyar yang menandatangani kontrak di kediaman pendiri klub H Abdussamad Sulaiman HB di Jalan Kampung Melayu, Banjarmasin, Senin (14/1) malam.

Penandatanganan tersebut sekaligus memastikan Affandi memperkuat klub yang sama dengan sang kakak Samsul Arif Munip.

Baca Juga: Yakob Sayuri, Top Skor Liga 3 Papua yang Coba Peruntungan Bersama Barito

Semakin spesial saja, lantaran dalam waktu bersamaan Samsul mengesahkan komitmen untuk semusim lagi berseragam kuning.

Setelah resmi bergabung, eks striker PS Badung Bali ini menjalani latihan perdana di bawah asuhan pelatih Jacksen F Tiago di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Selasa (16/1) sore.

“(Samsul Arif) Selalu menjadi inspirasi. Saya banyak belajar darinya. Saya bangga bisa mengikuti jejaknya di sini,” ungkap Afandi kepada apahabar.com.

Samsul dan Affandi bukan kakak beradik pertama yang memperkuat Barito. Ditarik jauh ke belakang, mereka adalah dua badangsanak keempat yang menjadi pemain Barito.

Kisah kakak beradik ini dimulai M Riduan dan M Yusuf di musim 1989/1990. Ketika itu mereka merupakan bagian dari pemain yang disiapkan Andy Lala menghadapi kompetisi resmi pertama di era Galatama dan Liga Milo.

apahabar.com

M Yusuf kapten di skuad Barito Putera era 1990. Foto-net

“Jika saya tidak cerita, orang tidak tahu (Riduan dan Yusuf kakak adik,red),” kata Muhammad Riduan ketika ditemui kediamannya di Komplek Abu Gifari, Km 7 Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Meski kakak beradik, Riduan dan Yusuf berbeda posisi di lapangan. Riduan merupakan ujung tombak, sementara Yusuf bertugas menahan serangan di belakang.

Baca Juga: Di Samping Samsul Bertahan, Barito Rekrut Tiga Pemain Baru

Riduan sendiri lebih dulu memperkuat Barito, ketika Yusuf masih gemar bermain bola basket. Belakangan Yusuf tertarik menjadi pesepakbola dengan alasan ingin naik pesawat, terutama kalau Barito melakoni partai tandang.

Sedianya Yusuf memilih menjadi striker dalam seleksi pemain-pemain lokal yang digelar Barito. Lantas atas saran Riduan, Yusuf pindah posisi ke belakang. Tidak dinyana posisi tersebut membuat Yusuf dipercaya sebagai kapten.

Setelah Riduan dan Yusuf, tradisi dua badangsanak berlanjut sejak musim 1994/1995 melalui duo saudara yang melegenda Frans Sinatra Huwae dan Sear Yusuf Huwae.

Baca Juga: Hadirnya Evan Dimas Picu Gairah Samsul dan Yakob

Berkebalikan dengan Riduan dan Yusuf, Sear lebih dulu memperkuat Barito seusai menimba ilmu di Diklat Sepakbola Sawangan.

apahabar.com

Sear Yusuf Huwae dan Frans Sinatra Huwae. Foto-Net

Kemudian Frans menyusul, setelah cukup lama menghuni Diklat Sepakbola Pelita Jaya. Kepulangan Frans juga tak lepas dari campur tangan H Sulaiman. Kedatangan Frans membuat Barito semakin solid, terutama di sektor tengah lapangan.

“Ada Frans kita pasti kuat. Dan feeling Pak Haji (H Leman, red) memang tepat, beliau memang hebat,” begitu Yusuf saat ditemui dikediamannya dekat Stadion 17 Mei Banjarmasin, menirukan ucapan H Leman.

Di tangan pelatih Daniel Roekito saat itu, Laskar Antasari pun sukses menjadi semifinalis Ligina I 1994.

apahabar.com

Maidiansyah. Foto-net

Baca Juga: Kaleidoskop 2018: Kiprah Barito Putera dan Video 5 Gol Penentu Kemenangannya di Liga 1

Selepas Frans dan Sear pensiun, tradisi tersebut baru terulang lagi di era millennium melalui Meidiansyah dan Aspiannoor.

Namun Meidiansyah dan Aspiannoor tidak tak pernah berada dalam satu lapangan membela Barito. Maidiansyah sudah memperkuat Barito melalui jalur magang di musim 2002.

Ketika Meidiansyah memutuskan merantau ke Mitra Kutai Kartanegara, baru kemudian Aspiannoor merapat ke Barito.

Bersama sejumlah pemain lokal, Aspiannor memperkuat Barito yang baru saja terdegradasi ke Divisi Satu 2003/2004.

apahabar.com

Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi dan Amiruddin Bagus Kahfi Al-Fikri. Foto-net

Tidak hanya skuad senior, Barito Putera U-16 sekarang juga diisi kakak beradik, tepatnya si kembar Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi dan Amiruddin Bagus Kahfi Al Fikri.

Bahkan pertalin saudara juga terjadi di jajaran manajemen yang melibatbat Rachmadi HAS, Hasnuryadi Sulaiman dan Zainal Hadi HAS.

Mereka bergiliran memegang tongkat estafet sebagai manajer klub dari H Sulaiman. Rachmadi adalah sulung dari H Sulaiman, sementara Hasnuryadi merupakan putra keempat. Kemudian Zainal berstatus si bungsu dari tujuh bersaudara.

Baca Juga: Hasnur Ungkap Rahasia Laskar Antasari Sukses Datangkan Evan Dimas

Rachmadi sendiri meninggalkan kenangan manis berupa keberhasilan membawa Barito ke semifinal Ligina 1 1994.

Sementara di bawah Zainal, Barito yang sempat terpuruk ke Divisi Dua, berhasil merangkak naik hingga menjuarai Divisi Satu 2012.

Sukses itu sekaligus membawa Laskar Antasari promosi ke ISL 2013. Sekarang tugas Hasnuryadi tidak kalah berat, lantaran mesti mempertahankan Barito selalu di level kompetisi teratas Liga 1.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Jelang Laga Tira Persikabo vs Barito, Djanur Enggan Terpengaruh Pemecatan RD

Sport

Jadwal Liga Italia: Kapasitas Inter Milan Dijajal Napoli, Juventus Ditunggu Atalanta
Piala Menpora

Sport

Babak Pertama Piala Menpora: Barito Putera Unggul 2-0 Atas Arema FC
apahabar.com

Sport

Resmi, AS Roma Pinjam Borja Mayoral dari Real Madrid
apahabar.com

Sport

Prediksi Real Madrid vs Ajax Amsterdam, Letupan Amarah Los Blancos
apahabar.com

Sport

Hebat, 3 Atlet RDP Banjarmasin ke Final Kejurnas Dance Sport Virtual 2020
apahabar.com

Sport

Diincar Persija, Pemuda Balangan Ini Juga Dilirik Ajax dan Juventus
Neymar

Sport

Duh, Neymar Gelar Pesta Undang 500 Orang Saat Brasil Terseok Hadapi Covid-19?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com