Paman Es Korban Pembunuhan di Paramasan Sempat Bercerita Ingin Pulang Kampung Catcalling Mahasiswi Banjarmasin, Prof Udiansyah Ingatkan 3 Dosa Besar Kampus Waspada! Banjarmasin Siap-Siap Air Pasang hingga 2,7 Meter Duh, Trio ‘Penjagal’ Paman Es Kandangan Terancam Lolos Pasal Pembunuhan Berencana Sssttt.. Catcalling Mahasiswi di Banjarmasin Cuma Satu dari Sekian Banyak Kasus

Juarai Malaysia Masters, Kevin/Marcus Mengaku Tanpa Tekanan

- Apahabar.com     Senin, 21 Januari 2019 - 01:59 WITA

Juarai Malaysia Masters, Kevin/Marcus Mengaku Tanpa Tekanan

Kevin/Marcus menang di final Malaysia Masters 2019 dalam waktu 36 menit.Kevin/Marcus menang di final Malaysia Masters 2019. Foto-dok.humaspbsi

apahabar.com, JAKARTA – Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, mengaku menikmati permainan dan bermain tanpa tekanan saat mengalahkan pasangan Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi di final Malaysia Masters 2019 di Axiata Arena, Minggu (20/1).

Kevin/Marcus menang dua gim langsung 21-15, 21-16 atas Ong/Teo dalam waktu 36 menit. Meski demikian, Marcus tetap melemparkan pujian kepada lawannya itu.

“Hari ini kami bermain lebih baik dari kemarin [semifinal], dan kami menikmati permainan di lapangan serta tidak ada tekanan sama sekali,” ujar Marcus ditukil dari CNNINDONESIA, Minggu (20/1).

Baca Juga: Greysia/Apriyani Kandas di Final Malaysia Masters 2019

“Lawan kami bertahannya sangat bagus, jadi kami cukup susah untuk menyerang mereka. Kami harus fokus, khususnya di poin-poin akhir, harus lebih fokus,” Marcus menambahkan.

Prestasi di Malaysia Masters 2019 merupakan gelar perdana bagi The Minions, julukan Kevin/Marcus di tahun ini. Namun khusus untuk sektor ganda putra, Indonesia sukses menjuarai Malaysia Masters ini dalam empat tahun beruntun.

“Intinya kami harus fokus dan jangan banyak melakukan kesalahan sendiri. Kami juga bermain sedikit lebih cepat dari lawan,” kata Kevin.

Baca Juga: Kevin/Marcus Juara Malaysia Masters 2019

Kemenangan di final Malaysia Masters 2019 merupakan yang ketiga bagi Kevin/marcus atas Ong/Teo. Dua pertemuan sebelumnya terjadi di All England 2018 dan Korea Selatan Terbuka 2017.

“Mereka [Ong/Teo] bermain dengan percaya diri, lebih aman, dan enggak gampang mati [kok]. Perubahannya di situ, mereka lebih tidak gampang mati,” tutur Kevin.

Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Daud Yordan Pulang ke Indonesia Tunggu Jadwal Tarung
Eks Bintang Barito Putera Sudah Lama Pergi Dinanti PSS Sleman

Sport

Eks Bintang Barito Putera Sudah Lama Pergi Dinanti PSS Sleman
apahabar.com

Sport

Lantik Pengurus KONI PPU, Bupati Minta Tak Ada Lagi Keterlambatan Bonus Atlet
apahabar.com

Sport

Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini

Sport

Hasil Liga Italia: Atalanta Ditahan Sassuolo, Inter Milan Resmi Juara
apahabar.com

Sport

Manajer Barito Buka Ruang untuk Diskusi dengan Bartman
apahabar.com

Sport

Kata Yunan dan Gavin Usai Kekalahan Barito dari Borneo FC
apahabar.com

Sport

Disebut sebagai Mafia Bola, Vigit Waluyo Menyerahkan Diri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com