Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS

Kabut Asap Ancam F1 Singapura Dibatalkan

- Apahabar.com Minggu, 15 September 2019 - 13:11 WIB

Kabut Asap Ancam F1 Singapura Dibatalkan

Sirkuit Marina Bay Singapura. Foto-cnnindonesia.

apahabar.com, SINGAPURA – Kabut asap dampak dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia, mulai menyerang negara tetangga, Singapura.

Bahkan, gelaran Formula 1 (F1) Singapura di Sirkuit Marina Bay, pekan depan terancam batal.

“Kondisi udara semakin buruk akibat kabut asap yang menyelimuti langit Singapura sore ini,” demikian disampaikan Badan Lingkungan Hidup Singapura (NEA) seperti dikutip AFP, Minggu (15/09).

“Kondisi ini disebabkan karena adanya kiriman kabut asap akibat kebakaran hutan yang terbawa angin dari Pulau Sumatra ke Singapura.”

NEA menyebut Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Singapura semakin memburuk, yakni di angka 112 di beberapa daerah pada Sabtu malam.

Indeks 101-200 termasuk dalam kategori tidak sehat. Maka NEA pun menyarankan warganya untuk tidak beraktivitas di luar ruangan terlalu lama.

Akibat kabut asap itu, beberapa warga Singapura terlihat menggunakan masker. Namun, kondisi itu belum mengganggu aktivitas sehari-hari mereka.

Panitia penyelenggara Formula 1 Singapura mengatakan ada kemungkinan kabut asap adalah penyebab utama yang menghalangi keberlangsungan balapan jet darat tahun ini.

“Rencana sudah dirumuskan dan didiskusikan dengan stakeholder, pemerintah setempat dan komunitas Formula 1,” kata penyelenggara Formula 1 Singapura.

“Kabut asap berdampak pada jarak pandang, kesehatan masyarakat dan masalah operasional, maka F1 Singapura akan bekerja sama dengan instansi terkait sebelum membuat keputusan mengenai keberlanjutan acara tersebut,” lanjutnya.

Negara tetangga Malaysia juga terkena imbas atas kabut asap itu. Kualitas udara di sebagian kota termasuk Kuala Lumpur sudah masuk ke dalam kategori tidak sehat akhir-akhir ini.

Sebelumnya, pada 2015 silam, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sempat mencapai kategori sangat berbahaya dengan level di atas 300 dan menyebabkan beberapa sekolah terpaksa diliburkan.

Baca Juga: Raih 19 Poin, Gamers Banua Capai Target di MotoGP eSport

Baca Juga: Menang Tipis di Leg 1, Ilham Ramadhona Bakal Evaluasi Lini Pertahanan

Sumber: Antara
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Juvetus Disebut Minati Messi, Ronaldo Siap Menyambutnya

Sport

Juventus Disebut Minati Messi, Ronaldo Siap Menyambutnya
apahabar.com

Sport

Hebat, Tekuk Lopez di Paris Masters 2020, Nadal Rebut Kemenangan ke 1.000
apahabar

Sport

Demi Liga 1 2020, Barito Harus Raih 5 Poin Lagi
apahabar.com

Sport

Telat Panas, Barito Dipermalukan Bali United di Kandang

Sport

Link Live Streaming Bein Sports: Getafe vs Barcelona, Misi Messi Cs Kejar Real Madrid di Liga Spanyol
apahabar.com

Sport

Jadwal Liga Champions, Laga Hidup Mati Liverpool
apahabar.com

Sport

Persiapan Timnas U-22 Hadapi Thailand Diganggu Faktor Nonteknis
apahabar.com

Sport

Perseru Fokus Hadapi PSM di 16 Besar Piala Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com