Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS

Kelas Psikolog Belum Cukup Pulihkan Mental Pemain Barito

- Apahabar.com Selasa, 24 September 2019 - 18:04 WIB

Kelas Psikolog Belum Cukup Pulihkan Mental Pemain Barito

Debut kembalinya Sackie Teah Doe ke Barito saat melawan Persija dinilai belum memberikan hasil positif. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJARMASIN – Kelas psikologi yang sempat diterapkan kepada pemain Barito Putera, tempo hari, dinilai belum cukup hanya dengan satu kali.

Seperti diketahui, jelang laga melawan Persija, manajemen Laskar Antasari mendatangkan seorang psikolog guna memulihkan mental pemain. Ia adalah Esty Petersandy dari Jakarta.

Esty sengaja didatangkan dengan harapan bisa mendongkrak semangat tanding Rizky Pora dan kolega.

Usai kelas psikolog digelar, pemain dan pelatih menilai ada perubahan. Mereka merasa lebih enjoy di tengah tuntutan harus menang.

Namun, sayangnya belum memberikan hasil positif. Lantaran Barito takluk 0-1 dari Persija, sehari setelahnya.

“Tapi kan tidak satu kali saja. Ya harapannya ada pertemuan-pertemuan berikutnya. Supaya bisa lebih lagi suasananya,” sentil mantan pemain Barito era-90an, Yusub Luluporo kepada apahabar.com, Selasa (24/09).

Pemain menurutnya butuh pendamping. Nah, peran psikolog boleh jadi sebagai pendamping itu.

“Masalahnya ada di dalam timnya sendiri. Coba komunikasi ke pemain satu persatu. Cari psikolog buat bantu pemain agar bisa keluar dari situasi ini,” saran Yusub.

Ia khawatir, jika pemain tidak terus didampingi berdampak pada laga berikutnya Shopee Liga 1 2019.

“Pastinya mental pemain down. Apalagi nanti melawan Persebaya. Untuk psikolog perlu lagi lah,” sebutnya.

Sementara itu, disinggung soal come back Sackie Teah Doe di Barito ketika melawan Persija, Yusub menilai tidak terlalu berpengaruh.

Seperti diketahui, Sackie yang sempat mengantarkan Laskar Antasari lolos ke Liga 1 2013 lalu, diturunkan sebagai gelandang bertahan. Posisinya sejajar dengan Kosuke Uchida, persis di belakang Evan Dimas.

Sackie diturunkan menggantikan posisi Bayu Pradana yang absen akibat sanksi kartu. Sayang dalam debut perdananya, Sackie gagal menunjukkan permainan terbaiknya.

“Masih belum memberikan dampak yang signifikan menurut saya.
Jangan-jangan masih belum pulih (sepenuhnya) dari cedera,” kata Yusub, curiga.

Sackie dulu pernah mengalami cedera sewaktu masih membela Barito. Performanya menurun, hingga kontraknya tak diperpanjang pelatih Salahudin.

“Seharusnya pemain yang diambil itu bisa memberikan perubahan bagi tim. Apalagi kan posisi Barito lagi di bawah begitu,” pungkas Yusub.

Di klasemen sementara, Barito masih berlum beranjak dari posisi 17. Dari 20 laga Rizky Pora dan kolega hanya mampu mencatat 3 kemenangan, 7 imbang, dan 10 kekalahan.

Dengan koleksi 16 poin, Barito hanya terpaut dari juru kunci Semen Padang. Namun Semen Padang masih menyisakan satu laga yang belum dimainkan.

Baca Juga: Djanur Tetap Optimis Barito Bertahan di Liga 1

Baca Juga: Dituntut Menang, Barito U-20 Tekuk PSIS Semarang

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Siap-siap Final Liga Champions Dini Hari Ini, Simak Link Live Streamingnya
apahabar.com

Sport

Kroos Sebut Kemungkinan Thomas Muller Tidak Dipanggil Low untuk Skuat Timnas Jerman
apahabar.com

Sport

Akhir Juni, Kejurprov Taekwondo Digelar
apahabar.com

Sport

Atlet Wasaka Kembali Berlatih Usai Lebaran

Sport

UEFA Nations League, Spanyol vs Jerman Malam Ini, Live Streaming Mola TV, Berebut Tiket Final!
apahabar.com

Sport

Daftar Panjang Pesepak Bola Dunia Terjangkit Covid-19

Sport

Jadwal Lengkap & Klasemen MotoGP Valencia 2020, Mir Diambang Juara, Link Live Streaming Fox Sport 2
apahabar.com

Sport

McGregor Pensiun Lagi, Begini Respon Presiden UFC
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com