Terungkap, 8 DPC Demokrat Kalsel Membelot Ikuti KLB Sumut! RAKERNAS 2021 Dibuka Jokowi, Ketum Hipmi: Saatnya Jadi Bangsa Produktif Jokowi di Rakernas Hipmi 2021: Investasi-Hilirisasi Industri Jadi Kunci Pengamat: Hati-Hati Manuver Politik KLB Demokrat, RK! Duh, Jembatan Perhotelan Sepanjang Ahmad Yani Banjarmasin Dituding Langgar IMB

Sejarah Peseban Banjarmasin (1), Bermain Bola dalam Tekanan Penjajah!

- Apahabar.com Minggu, 15 September 2019 - 15:07 WIB

Sejarah Peseban Banjarmasin (1), Bermain Bola dalam Tekanan Penjajah!

Kenangan Peseban saat tampil di Stadion 17 Mei Banjarmasin. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Bandjarmasinche Voetbal Bond atau B.V.B yang berdiri sejak 1922, merupakan embrio lahirnya Peseban Banjarmasin.

Pada masa itu, B.V.B harus dikuasai Belanda dari tahun ke tahun. Nederlandsch-Indische Voetbal Unie (NIVU).

Terdapat 3 perkumpulan sepak bola di pulau lain (luar Jawa) yang menjadi anggota NIVU pada tahun 1936) yakni Sumatra Timur (berbasis di Medan), Makassar, dan Bandjermasin.

“Keadaan ini terus berlangsung hingga masuknya bala tentara Jepang,” ucap Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP ULM Banjarmasin, Mansyur kepada apahabar.com, Minggu (15/9) siang.

Meski demikian, kala itu sudah mulai muncul pesepakbola legendaris asal Banjarmasin yang berprestasi. Di antaranya Hasan Miss Ribut, Abdurahman Amang, dan Cepu.

Sayangnya, mereka tak bermain secara penuh di Bandjarmasinche Voetbal Bond.

“Bersamaan dengan datangnya balatentara Jepang tahun 1942, keberadaan B.V.B berakhir,” beber Mansyur.

Menurut pendapat pengamat olahraga Almarhum M. Hatta, kata Mansyur, Peseban berdiri “di Atas Puing Puing” BVB.

Per 15 April 1942 dengan resmi terbentuk suatu Bond sepakbola nasional dengan nama Persiban (Persatuan Sepakbola Indonesia Banjarmasin). Kemudian, berganti nama menjadi Peseban, pada 30 Juni 1942.

Ada beberapa nama yang terlibat dalam susunan kepengurusan pertama Peseban. Di antaranya Ketua R.A. Kusumodiputro, Maspandit, Gt Bachrun, M Ali Zainal Abidin, Abdul Ha’id, MTL Tobing.

“Peseban terdiri dari PS-PS yang tergabung seperti Al-Hilal, Arjuna, Bumi Putra Cahaya Banjar, M.O.S, dan Peser,” katanya.

Peseban juga memiliki pemain-pemain legendaris. Sebut saja Abdul Madjid, Cepu, Saderan (Hijrah ke PSM), Ibrahim, Hairul, A.U. Ucu, Abdul Hamid, Hasan Mis Ribut, Syahran (Kemudian hijrah ke PSM), Jayusman dan Kho Wil Son.

apahabar.com

Peseban Banjarmasin. Foto-Istimewa

Baca Juga: Usai Diimbangi Persija U-20, Abunawas Tekankan Barito U-20 Tetap Sportif

Baca Juga: Menang Tipis di Leg 1, Ilham Ramadhona Bakal Evaluasi Lini Pertahanan

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Hasil Sementara Bhayangkara vs Barito Putera 3-1, Evan Dimas Penuhi Janji Sujud Syukur
apahabar.com

Sport

Mario Barcia Lengkapi Pemain Asing Semen Padang
Barito Putera

Sport

Jadwal Barito di Liga 1 2020: Dibuka Away, Juga Ditunggu Lawan Berat
bulutangkis

Sport

Link Live Streaming Thailand Open, 3 Wakil Indonesia Berjibaku ke Semifinal Hari Ini
apahabar.com

Sport

Sepekan Barito Putera Digenjot di Yogyakarta, Djanur Soroti Fisik Rizky Pora dkk
apahabar.com

Sport

Tiga Peloncat Indah Kalsel Lolos ke PON XX Papua
apahabar.com

Sport

Janji Darije Kalezic Setelah Resmi Tukangi PSM
apahabar.com

Sport

Kesalahan Aneh Bikin Valentino Rossi Jatuh di MotoGP Emilia Romagna 2020, Ini Penyebabnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com