Duka Awal Tahun, Dahsyatnya Banjir Kalsel hingga Sriwijaya Jatuh Peduli Banjir Kalsel, Relawan Barut Siap Salurkan Bantuan Puluhan Juta BREAKING NEWS: Menteri Basuki Blusukan ke Mataraman Pantau Jembatan Putus Parah! MCM Ngotot Nambang Meratus Saat Kalsel Darurat Banjir Update Banjir Banjarmasin: 12.519 Warga Terdampak, 1.235 Diungsikan

Tour de Batola, Jawaban Tantangan Menpora

- Apahabar.com Selasa, 17 September 2019 - 15:58 WIB

Tour de Batola, Jawaban Tantangan Menpora

Meski melewati trek menanjak, Tour de Batola memiliki sesuatu yang dapat ditawarkan. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Untuk kali pertama, Barito Kuala menggelar event bersepeda dengan rute panjang lewat ajang Tour de Batola 2019.

Tour de Batola merupakan wacana yang muncul pasca pelaksanaan Gowes Nusantara, 20 Juli 2019 di Marabahan. Keinginan tersebut dicetuskan Menteri Pemuda Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Kendati tidak memiliki trek menanjak, terdapat sesuatu yang dapat ditawarkan dari pelaksanaan event sepeda dengan trek lebih panjang.

Tantangan itu lantas dijawab dengan pelaksanaan Tour de Batola yang direncanakan berlangsung 8 Desember 2019. Start dari Marabahan, Tour de Batola menempuh jarak 110 kilometer.

“Event ini terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia, sehingga pendaftaran dilakukan melalui online dan offline,” papar Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Batola, Gusti Ruspandi, Selasa (17/9).

“110 kilometer tersebut melewati beberapa kecamatan seperti Marabahan, Barambai, Wanaraya, Anjir Pasar, Anjir Muara, Alalak dan Mandastana, serta kembali finish di Marabahan,” imbuhnya.

Demi menyemarakkan suasana, di setiap finish maupun start etape digelar penampilan kesenian tradisional dan stand kuliner. Tidak cuma peserta, masyarakat sekitar pun dapat menikmati.

“Kami menyediakan hadiah utama berupa satu unit mobil dan dua sepeda motor. Sedangkan hadiah door prize berupa satu unit sepeda motor dan belasan sepeda,” jelas Ruspandi.

Tour de Batola merupakan puncak dari festival yang digelar Disporabudpar sepanjang 2019. Rangkaian ini diawali Festival Burung Berkicau Ijejela yang digelar 13 Oktober 2019 dengan hadiah utama satu unit mobil dan sepeda motor.

Dilanjutkan Festival Layang-layang Bahalap yang berlangsung 19 hingga 20 Oktober 2019. Disediakan hadiah uang tunai dengan total Rp40 juta untuk dua kategori layang-layang hias dan bategangan.

Baik Festival Burung Berkicau Ijejela, maupun Festival Layang-layang Bahalap, dipusatkan di lapangan eks parkir Hari Pangan Sedunia (HPS) di Kecamatan Jejangkit.

“Pemilihan Jejangkit sebagai pusat dua festival bukan tanpa tujuan. Direncanakan mulai 2020, Jejangkit dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata dengan berbagai wahana,” tandas Ruspandi.

Baca Juga: Ronaldo Janji Nikahi Georgina

Baca Juga: Pesan Djanur kepada Pemain Saat Hadapi Bhayangkara FC

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Ini Empat Tim Terbaik apahabar.com Futsal Tournament
apahabar.com

Sport

Connor McGregor Diinvestigasi dalam Kasus Pelecehan Seksual
apahabar.com

Sport

SEA Games 2019: Akhir Penantian Tim Voli Indonesia Selama 10 Tahun Raih Emas
apahabar.com

Sport

The Last Dance, Film Baru Michael Jordan Bius Penggemar NBA
Torino

Sport

Hasil Liga Italia, Torino Gagal Jaga Keunggulan Usai Ditahan Bologna 1-1
apahabar.com

Sport

Cegah HIV AIDS Di Batola, Warung Remang-remang Diawasi
apahabar.com

Sport

Bang Dhin Buka Piala Asosiasi PSSI Tanah Bumbu
apahabar.com

Sport

Tanpa Ronaldo, Si Nyonya Tua Tak Perawan Lagi di Serie A
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com