Kontak Tembak dengan Satgas Madago Raya, Pimpinan Teroris Poso Ali Kalora Tewas! Polisi Tangkap Selegram ‘Kuda Poni’ Live Bugil-Masturbasi, Sebulan Rp 30 Juta Siap-Siap! Jika PPKM Level III Diberlakukan, Berikut Sederet Aturan PTM di Banjarmasin Status Siaga Bencana, Tiga Wilayah Rawan Banjir di Banjarbaru Jadi Atensi Ups..Petugas Temukan Kondom Bekas di Saluran Limbah Hotel Banjarmasin yang Tersumbat

Kisah Inspirasi Atlet Sambo Kalsel Sumbang Emas SEA Games 2019

- Apahabar.com     Jumat, 13 Desember 2019 - 15:43 WITA

Kisah Inspirasi Atlet Sambo Kalsel Sumbang Emas SEA Games 2019

Ridha Wahdaniyati dengan medali emas SEA Games 2019. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Kalimantan Selatan boleh bangga. Pasalnya salah satu atlet sambo Banua sukses mempersembahkan medali emas bagi kontingen Indonesia di ajang SEA Games ke 30 2019 Manila yang berakhir Minggu (8/12).

Medali itu dipersembahkan oleh Ridha Wahdaniyati. Putri mantan pegulat Kalsel, M Ridwan ini sukses merebut emas di kelas 80 kg. Di partai pamungkas, ia sukses mengalahkan atlet asal Thailand, Chatthayaporn Prawiset.

Sebagai atlet berprestasi, mustahil tanpa perjuangan berat. Segala risiko harus dialaminya, demi satu tujuan yakni meraih prestasi dan membagakan orang tua serta daerah.

Ya, Ridha dibesarkan di keluarga atlet, dari ayahnya hingga sang kakak juga atlet prestasi Kalsel. Namun khususnya cabang olahraga gulat dan judo.

Mengawali karir di dunia olahraga sejak kelas 4 SD, Ridha kecil turun sebagai atlet atletik nomor sprint antar sekolah.

Begitu naik kelas 5 SD, Ridha beralih ke cabang senam artistik. Dari sini, namanya melambung di level daerah hingga mewakili Kalsel di ajang nasional. Dari Pekan Olahraga Pelajar Daerah hingga Pekan Olahraga Pelajar Nasional (2003-2005)

Disela aktivitasnya itu, Ridha juga ikut berlatih cabang olahraga judo. Empat tahun berlatih sayang prestasinya tak sampai juara nasional.

Lantas, Ridha pun beralih ke cabang olahraga gulat. Nah, memang darah seorang pegulat mengalir, Ridha baru bisa menuai segudang prestasi. Jawara nasional berhasil dilahapnya. Hingga dipercaya terjun ke pentas internasional.

“Prestasi saya lumayan selama 13 tahun di cabor gulat,” ujarnya kepada apahabar.com, Jumat (12/12).

Sejumlah tropi medali di kejurnas dan PON hingga kejuaraan tingkat Asia dan dunia menghiasi koleksinya.

Berbekal dari sana, Ridha pun kembali pindah cabang olahraga, yakni bela diri sambo. Menariknya, hanya kurun waktu satu tahun ia sukses meraih capaian di SEA Games.

“Perasaan sekarang, alhamdulillah bahagia dan sangat senang. Bersyukur selalu apa yang menjadi jalannya hidup dan nasib seperti ini menjadi seorang atlet adalah hal yang membanggakan bagi saya,” ungkap Ridha.

Sebelum ke SEA Games, Ridha sudah berjaya pada Kejuaraan Nasional Sambo 2019 di Jawa Barat. Prestasinya meningkat ke level Asia. Ridha menjadi juara di India.

SEA Games 30 Manila ini, pertama kalinya di cabang olahraga beladiri Sambo. Ia pun berharap kedepannya bisa lebih maksimal lagi.

Kini, Ridha tinggal menunggu bonus dari pemerintah. Presiden RI Joko Widodo melalui Kemenpora telah menyiapkan bonus peraih medali emas Rp500 juta.

Lantas buat apa uang itu untuk Ridha? “Untuk saya jadikan sebagaimana keperluan yang saya butuhkan, seperti hal nya saat ini karena saya pun belum ada penghasilan tetap atau pekerjaan selain sebagai atlet,” jawabnya.

“Saat ini yang saya punya hanya tabungan dari hasil perolehan prestasi saya di olahraga, untuk itu saya akan menjadikan hadiah bonus ini sebagai pengeluaran yang bijak dalam kebutuhan hidup saya,” lanjutnya.

Tak lupa ia mengucapkan dukungan semua pihak terutama pemerintah Kalsel yang selama ini banyak membantu pembinaan atlet daerah.

“Selama ini menjadi atlet, saya bangga di tahun ini pemerintah banyak juga peduli dan mendukung kegiatan olahraga maupun penghargaan untuk para pelaku olahraga khususnya di bidang prestasi. Semoga olahraga juga mensejahterakan pada para pelaku olahraga,” harapnya.

Untuk diketahui, di Kalsel belum banyak yang mengetahui perihal sport perpaduan judo dan gulat tersebut.

Sambo merupakan seni bela diri modern yang dikembangkan di Uni Soviet. Kata Sambo kadang ditulis dengan huruf besar “SAMBO” artinya “bela diri tanpa senjata”. Sambo didasarkan pada gulat tradisional Armenia, Georgia, Moldova, Uzbekistan, Mongolia, dan Azerbaijan.

Ada empat versi sambo. Pertama, borba sambo atau sambo olahraga, mirip dengan gulat atau judo. Kedua, sambo bela diri, mirip dengan aikijutsu, jujitsu, atau aikido. Ketiga, sambo tempur dikembangkan untuk militer. Dan terakhir, sambo khusus yakni dikembangkan untuk pasukan khusus militer.

apahabar.com

Penampilan Ridha Wahdaniyati saat tampil menghadapi lawan di arena SEA Games 2019. Foto-Istimewa.

Baca Juga: SEA Games 2019: Akhir Penantian Tim Voli Indonesia Selama 10 Tahun Raih Emas

Baca Juga: SEA Games 2019: Akhir Penantian 14 Tahun Greysia Polli Raih Emas SEA Games

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sport

Jelang MotoGP Jerman 2021, Fabio Quartararo Waspadai Kebangkitan Miguel Oliveira
apahabar.com

Sport

Unggul Jumlah Pemain, Barito Gagal Tekuk Persela
apahabar.com

Sport

Dua Tim Shopee Liga 1 Merasa Sangat Kehilangan Sosok Guru Zuhdi
Piala Menpora 2021

Sport

Perempat Final Piala Menpora 2021: Barito Putera vs Persija, PSIS vs PSM Makassar

Sport

Jayawijaya Siapkan Venue Tinju dan Sepakbola PON 2020

Sport

Top Skor Liga Italia: Cristiano Ronaldo Makin Moncer
Euro 2020

Sport

Tekuk Skotlandia, Kroasia Temani Inggris dan Republik Ceko ke Babak 16 Besar
apahabar.com

Sport

Croser Nasional Warnai Grasstrack Wiratama MX Serie I Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com