Jelang Imsak, Jago Merah Ngamuk di Ratu Zaleha Banjarmasin Motor Vs Motor di Paharuangan Kandangan, Pemuda Simpur Tewas Seketika Duduk Perkara Viral Pria Bersajam Ngamuk di Nagasari Banjarmasin hingga Bergumul dengan Polisi Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Setinggi 500 Meter Kepung Serda Nurhadi, Belasan Pelaku Diamankan Polisi dan TNI

Pelatih Vietnam Akui Kecepatan Pemain Sayap Timnas Indonesia

- Apahabar.com Selasa, 10 Desember 2019 - 06:00 WIB

Pelatih Vietnam Akui Kecepatan Pemain Sayap Timnas Indonesia

Timnas Indonesia U-22 saat kalah melawan Vietnam pada penyisihan group di SEA Games 2019. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pada final sepakbola SEA Games 2019 Indonesia akan kembali bertemu Vietnam.

Setelah kalah tipis pada fase penyisihan group, tentunya garuda muda tak ingin hal itu terulang. Timnas U-22 Indonesia tentunya akan mencetak sejarah pada SEA Games di Filipina.

Apa kata pelatih Vietnam Park Hang Seo melihat Timnas Indonesia? Ia melihat permainan sisi sayap Timnas Indonesia berbahaya.

“Indonesia membuat 17 gol di fase group SEA Games ini, di mana 70-80 persen di antaranya bersumber dari pergerakan di sayap kanan dan kiri. Itu menjadi salah satu perhatian kami dalam persiapan untuk laga final,” ujar Park di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina.

Di sisi lebar lapangan, pelatih asal Korea Selatan itu menganggap Indonesia memiliki pemain-pemain yang cepat. Saddil Ramdani dan kawan-kawan dipandang lekas melakukan transisi dan mampu mengorganisasi diri dengan baik.

“Para pemain Indonesia mengetahui tugas dan posisi mereka masing-masing. Transisi mereka sangat cepat,” kata Park.

Pertandingan finalSEA Games 2019 yang mempertemukan Timnas U-22 Indonesia versus Vietnam berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12), mulai pukul 20.00 waktu setempat atau 19.00 WIB.

Vietnam sendiri mengalami situasi yang kurang menguntungkan menjelang final SEA Games 2019 setelah kapten mereka, Nguyen Quang Hai, cedera. Meski demikian, Park menegaskan, hal tersebut bukanlah sesuatu yang membuatnya khawatir.

“Kami bermain sebagai tim dan kami berlaga untuk meraih satu tujuan, yaitu juara,” kata dia.

Di level SEA Games, pertemuan kedua negara di final sepak bola putra menjadi yang pertama sepanjang sejarah. Laga tersebut juga menjadi ajang penuntas paceklik emas sepak bola putra SEA Games bagi Indonesia dan Vietnam. Jika Indonesia terakhir kali merebut emas pada SEA Games 1991, Vietnam jauh lebih lama.

Medali emas sepak bola putra SEA Games Vietnam sebelumnya datang pada 1959, atau edisi pertama SEA Games yang kala itu bernama Southeast Asian Peninsular Games (SEAP Games). Vietnam sendiri ketika itu masih disebut Vietnam Selatan.

Baca Juga: SEA Games 2019: Akhir Penantian 14 Tahun Greysia Polli Raih Emas SEA Games

Baca Juga: Demi Liga 1 2020, Barito Harus Raih 5 Poin Lagi

Sumber: Republika
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Link Live Streaming Mola TV Inggris Vs Belgia, Kans Dominic Calvert-Lewin Gantikan Harry Kane
apahabar.com

Sport

Jadwal Live Sepakbola Malam Ini, Ronaldo Momok Roma Hadapi Juve

Sport

Jadwal Liga Spanyol: Lawan Atletico Madrid, Jalan Terakhir Barcelona Jadi Juara
apahabar.com

Sport

KONI Pusat Minta Kalteng Perbaiki Prestasi di PON Papua
apahabar.com

Sport

Hasnur: Hansamu Seperti Roda Kompetisi yang Berputar
apahabar.com

Sport

Dovizioso Tuntaskan Ambisi Raih Podium Utama di Valencia
apahabar.com

Sport

Indonesia Masters, Selangkah Lagi Antonius Ginting Juara
apahabar.com

Sport

Kalteng Putra Lawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com