Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Istimewanya Bhayangkara FC

- Apahabar.com Senin, 24 Februari 2020 - 16:51 WIB

Istimewanya Bhayangkara FC

Eks striker Persib, Ezechiel N'Douassel berlatih bersama skuat Bhayangkara FC di lapangan sepakbola PTIK Jakarta. Foto-Instagram

apahabar.com, JAKARTA – Selain bertabur bintang, Bhayangkara FC tergolong tim paling istimewa di Liga 1 2020. Apa itu?

Tergambar saat launching tim yang digelar di Audiotorium PTIK, Jakarta Selatan, Senin (24/2) siang. PTIK Adalah lembaga pendidikan kedinasan dan lembaga pendidikan akademik di bawah kendali Lembaga Pendidikan Polri.

Baca Juga: Bhayangkara FC Perjuangkan Status Naturalisasi Lee Yu-Jun

Saat launching tim tersebut, acara diresmikan Kepala Kepolisian RI JenderaI (pol) Idham Azis, dan Menpora Zainudin Amali.

Idham Azis meminta skuat Bhayangkara FC untuk menjadi teladan bagi pemain maupun klub kontestan liga lainnya.

Idham menegaskan sikap itu ditunjukkan dengan tak melakukan pengaturan skor, tidak protes secara belebihan, serta tidak terlibat perkelahian.

“Pesan jangan sampai kamu main atur-atur skor, karena kita ada satgas anti mafia bola, tidak elok juga kalau ada pepatah jeruk makan jeruk,” kata seperti dikutip apahabar.com dari Antara, Senin (24/2).

“Kalau kesebelasan lain ujung-ujung berantem, saya minta tidak berantem, masa pengayom masyarakat berkelahi atau memukul wasit. Itu kesebelasan kaleng kaleng,” lanjut Idham.

Menurutnya, klub yang berada di bawah naungan Polri bukan hanya sebagai tim tapi juga harus menjelma sebagai duta.

Hal ini bakal berimplikasi pada citra Polri yang terus meningkat.

“Duta-duta yang ada di dalam klub, baik sepak bola dan voli, kita berharap jadi duta yang bisa menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas,” kata dia.

Idham juga meminta kepada seluruh Polda di Indonesia untuk mendukung setiap langkah Bhayangkara FC ketika berlaga.

Namun ia tidak menyebut secara rinci bagaimana jenis dukungan itu.

“Saya minta kepada Kapolda dan Dirlantas untuk memberikan dukungan yang jadi tanggungjawab kita di institusi ini,” pungkasnya.

Di sisi lain, tim ini juga bertabur bintang berlabel timnas. Seperti Andik Vermansyah, Saddil Ramdani, I Putu Gede, Sani Rizki, TM Ichsan, Ahmad Nur Hadianto.

Di sisi lain, tim berjuluk The Guardian juga diperkuat lima pemain asing. Renan da Silva, Ezechiel N’Douassel, Guy Herve, Lee Won-Jae dan Lee Yu-Jun.

Untuk nama terakhir, manajemen tengah berusaha memperjuangkan status naturalisasi, dari Korea Selatan jadi warga negara Indonesia.

Baca Juga: Jungkalkan MAN Tala dengan Skor Telak, Tim Futsal SMADA Raih Piala Paman Birin 2020

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Sport

Indonesia Hadapi Thailand: Menang Harga Mati
apahabar.com

Sport

Eko Yuli: Tunjangan Hari Tua Atlet Masih Nihil di HUT Ke-75 RI
apahabar.com

Sport

Kolev Nilai Peran Simic Layaknya Ronaldo Sewaktu di Real Madrid
apahabar.com

Sport

4 Pemain Liga Inggris yang Melempem di Indonesia
apahabar.com

Sport

BWF Tour Finals: Anthony Ginting Rebut Tiket ke Semifinal
apahabar.com

Sport

Sambut Kompetisi Liga 3 2019, Persetala Disuntik Pengusaha Lokal
apahabar.com

Sport

Jadi Pelatih Kolombia, Queiroz Soroti Tiga Pemain Penting
apahabar.com

Sport

Gol Fandi Eko Menangkan Persebaya atas PSIS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com