Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain

Australia Tak Takut Gelar Seri Pembuka F1 2020 di Tengah Wabah Corona

- Apahabar.com Selasa, 10 Maret 2020 - 14:18 WIB

Australia Tak Takut Gelar Seri Pembuka F1 2020 di Tengah Wabah Corona

Australia siap gelar seri pembuka Formula 1 2020 di tengah wabah virus corona yang mendunia. Foto-net

apahabar.com, AUSTRALIA – Di tengah kekhawatiran wabah virus corona, Australia tak takut menggelar seri pembuka Formula 1 2020 di Melbourne, akhir pekan ini.

Pihak panitia setempat siap menggelar sesuai jadwal dengan penonton.

Hal itu dipastikan langsung Chief Corporation Grand Prix Australia Andrew Westacott. Menyusul kepastian seri keempat di Shanghai pada April mendatang telah ditunda, dan seri kedua Grand Prix Bahrain diputuskan digelar tanpa penonton.

Keyakinan Westacott tetap menggelar F1 Melbourne setelah menyaksikan penonton memadati Melbourne Cricket Ground pada pertandingan final Piala Dunia T20 Wanita.

“Ketika kalian melihat 86.000 (orang) di MCG semalam… kami harus melakukan hal yang masuk akan dan terus menjalani kehidupan sementara mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan,” kata Westacott seperti dikutip Reuters.

Virus corona telah menginfeksi lebih dari 107.000 orang di berbagai belahan dunia, 3.600 di antaranya meninggal dunia.

Sebagian besar tim F1 bermarkas di Inggris, hanya Ferrari dan Alpha Tauri yang berpusat di Italia, salah satu negara paling terdampak COVID-19 di Eropa.

Mobil kedua tim itu telah dalam perjalanan menuju ke Australia untuk balapan di Sirkuit Albert Park. “Jadi itu bagus. Personel utama sudah terbang … kami menantikan kedatangan mereka dalam 12 hingga 24 jam ke depan.”

Profesor Brendan Murphy, ketua petugas medis pemerintah Australia, mengatakan pada Senin jika ia tak melihat Formula 1, yang menarik sekitar 300.000 orang setiap tahunnya, menjadi resiko terhadap kesehatan publik.

“Tak ada bukti transmisi (antar) komunitas di Victoria saat ini,” kata Murphy.

“Saya tak khawatir berada di antara keramaian atau berjalan di jalanan Victoria. Jadi saya kira tak ada resiko di Grand Prix itu,” tandasnya.(ant)

Baca Juga: Jelang F1 2020, Ferarri Wajib Berbenah

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Reaksi Fans Soal Hengkangnya Rafael dan Isu CLBK Djanur bersama Konate
apahabar.com

Sport

Hasil Pertandingan Timnas U-19 Indonesia vs Kroasia, Live Mola TV Babak Pertama Sudah Selesai
apahabar.com

Sport

Bartman Desak Evaluasi Total Manajemen Barito Putera
apahabar.com

Sport

Soal Pemain Asing, Barito Tunggu Regulasi PT LIB
apahabar.com

Sport

Jadi Pelatih Kolombia, Queiroz Soroti Tiga Pemain Penting
apahabar.com

Sport

Update Revisi Jadwal F1, Comeback di Tengah Pandemi
apahabar.com

Sport

Hasil MotoGP Eropa 2020, Joan Mir dan Alex Rins Bawa Suzuki Berjaya
apahabar.com

Sport

Mario Gomez Resmi Tangani Arema FC, Ini Alasan Manajemen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com