Pembantaian Sekeluarga di Sigi Sulteng, TNI Terjunkan Pasukan Khusus Berjuang untuk Keluarga, Legimin Tetap Semangat Jualan Kerupuk di Tengah Pandemi Jangan Lupa! Saksikan Debat Terakhir Pilkada Tanah Bumbu Malam Ini Proyek Strategis Nasional Makin Memperkuat Kalsel Sebagai Penyangga IKN Banjarbaru Masih Zona Merah, Masyarakat Mulai Lelah?

Gantung Sepatu, Pesepakbola Muda Spanyol ini Jadi Perawat Perangi Covid-19

- Apahabar.com Sabtu, 28 Maret 2020 - 15:47 WIB

Gantung Sepatu, Pesepakbola Muda Spanyol ini Jadi Perawat Perangi Covid-19

Pesepakbola muda asal Spanyol, Toni Dovale memilih gantung sepatu untuk jadi perawat membantu warga di kampungnya, Coruna, memerangi Corona Virus Disease (Covid-19). Foto-Antara

apahabar.com, CORUNA – Pesepakbola muda asal Spanyol, Toni Dovale memilih gantung sepatu untuk jadi perawat membantu warga di kampungnya, Coruna, memerangi Corona Virus Disease (Covid-19).

Lulusan sekolah farmasi berusia 29 tahun itu merupakan pemain klub divisi dua Thailand Royal Navy Thai FC.

Namun ia sedang mengunjungi keluarganya di Spanyol saat pandemi Covid-19 menyerang.

“Saya benar-benar sedang mengemasi barang-barang ketika situasi kemudian menjadi rumit,” ujar mantan pemain Celta Vigo itu kepada AFP, Sabtu (28/3).

Larangan bepergian membuat Dovale terperangkap di kampung halamannya di Coruna, Spanyol.

Meski Dovale telah menyelesaikan pendidikan tingginya di bidang farmasi empat tahun silam, namun ia belum pernah jadi pekerja lapangan.

Sekarang, saat dunia sepakbola sedang terhenti, ia menyadari bahwa inilah saatnya menggunakan ilmunya untuk membantu kampung halamannya.

“Saya bermain di Asia, farmasi di sana berbeda dan saya tidak pernah berada cukup lama di Spanyol untuk bekerja,” terang Dovale.

“Dengan terhentinya sepak bola dan larangan bepergian, saya berkata kepada diri sendiri, “Sekarang Anda bisa mendapatkan pengalaman praktik dan melakukannya,” tekad Dovale.

Pandemi Covid-19 telah menewaskan lebih dari 4.800 orang di Spanyol. Terdapat 64.000 kasus orang terinfeksi.

“Kami berada di situasi yang benar-benar menakutkan. Orang-orang yang bekerja dengan publik merasa cemas, dan orang-orang yang datang ke kami untuk meminta saran juga cemas,” kata Dovale, yang sekarang bekerja di apotek milik keluarganya.

Dovale mengetahui dirinya berisiko terinfeksi, namun ia berusaha tidak memperlihatkan rasa takutnya.

“Kita semua tahu bahwa tingkah laku kita di masa sulit menentukan siapa kita, dan bagi saya, saya perlu mengesampingkan rasa takut dan membantu dengan cara yang saya mampu,” ujarnya.

Dovale pernah bermain untuk klub strata tertinggi Spanyol.

Seperti Leganes dan Rayo Vallecano, sebelum kemudian pindah ke Sporting Kansas City di AS.

Disamping itu, ia juga pernah bermain di klub India Bengaluru, sebelum berlabuh di Thailand.

“Saya tidak tahu kapan olahraga akan bergulir lagi di (Asia) sana atau kapan orang-orang Eropa akan kembali diizinkan bepergian. Saya harap masalah ini berakhir sesegera mungkin dan saya dapat kembali bermain sepak bola,” harapnya.(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Pilih Pulang Kampung, David Silva Dicap Pengkhianat
apahabar.com

Sport

Menpora Resmi Buka Rakernas Siwo PWI di Banjarmasin
apahabar.com

Sport

Duh, Lelang Renovasi Stadion 17 Mei Diulang
apahabar.com

Sport

BKOM Kalsel Tangani Kesehatan Atlet Haornas 2019
apahabar.com

Sport

Imbas Corona, One Day Adventure Trail Barabai Terancam Batal
apahabar.com

Sport

Bawa Barca Depak Lyon, Begini Kata Messi
apahabar.com

Sport

Borneo FC Pilih Dua Lokasi Sebagai Markas, Berikut Alasannya
apahabar.com

Sport

Clean Sheet Putus, Barito Diseruduk Kabau Sirah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com