Kalah 39 Ribu Suara, H2D Pinta MK Kesampingkan Ambang Batas Pacu Sinergitas, Bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas Polemik Dugaan Penyelewengan Dana Bumdes Saradang Tabalong Kembali Meruncing Terima Mandat Tim Satgas Investasi Korwil Kalimantan, Mardani H Maming: Ini Tanggung Jawab Besar Ketum BPP Himpi Mardani H Maming Masuk Tim Satgas Percepatan Investasi untuk Wilayah Kalimantan

Penuhi Hak Pemain, Madura United Tunduk Aturan PSSI

- Apahabar.com Selasa, 31 Maret 2020 - 05:30 WIB

Penuhi Hak Pemain, Madura United Tunduk Aturan PSSI

Ekspresi gembira pemain Madura United di Shopee Liga 1 2020. Foto-Antara

apahabar.com, PAMEKASAN – Manajemen Madura United siap membayar hak pemainnya, menyusul keputusan PSSI yang resmi menghentikan kompetisi selama masih dalam darurat Covid-19.

“Gaji pemain tetap kami bayar, meski ada pengumuman bahwa kompetisi sementara ini dihentikan,” kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PMBM) Ziaul Haq di Pamekasan, Senin (30/3).

Namun, gaji yang dibayarkan manajemen kepada pemain tidak utuh. Yakni, hanya 25 persen dari total gaji yang diterima pemain saat dalam kondisi normal.

Keputusan itu diambil sesuai aturan yang telah diputuskan PSSI sebelumnya.

Salah satunya yakni, tiap klub peserta Shopee Liga 1 dan Liga 2 dapat melakukan perubahan kontrak kerja yang disepakati antara klub dan pemain, pelatih serta ofisial atas kewajiban pembayaran gaji di bulan Maret, April, Mei, Juni 2020 yang akan dibayarkan maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera di dalam kontrak kerja.

PSSI dalam surat keputusannya menyatakan bahwa periode status keadaan kahar (force majeure) penyebaran Covid-19 adalah bulan Maret, April, Mei dan Juni 2020.
Dan Liga 1 dan 2 sendiri ditunda sampai 29 Mei 2020.

Kalau pemerintah tidak memperpanjang lagi status darurat virus corona, Liga 1 dan 2 Indonesia 2020 dilanjutkan mulai tanggal 1 Juli 2020.

Haq lebih lanjut menyatakan, Madura United akan mengikuti saran maupun kebijakan dari PT LIB tentang penundaan kompetisi Liga 1.

“Semua pihak harus sama-sama memahami bahwa situasi saat ini adalah force majeure,” kata Haq.

“Hal-hal yang menjadi kewajiban sebagaimana petikan surat dari PSSI tentunya bukan hal perlu diperdebatkan, di tengah situasi saat ini,” tandas Haq.(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Leganya Yunan Lalui Tiga Laga Tandang Tanpa Kekalahan
apahabar.com

Sport

Kisah Messi Raih Ballon d’Or Keenam Kalinya

Sport

Sempat Tertinggal, Manchester United Curi Poin Penuh di Markas Tottenham
apahabar.com

Sport

Hasil MotoGP Emilia Romagna 2020, Quartararo Mengamuk, Finish Ketiga Tapi Gagal Podium
apahabar.com

Sport

Rafael da Silva Ungkap Perbedaan Fans China dan Banua
apahabar.com

Sport

Awal Tahun Islam Istimewa, Barito U-18 Ikuti Jejak Senior Raih Kemenangan
apahabar.com

Sport

Kembali ke Old Trafford, Ini yang Dilakukan Jose Mourinho
Inggris

Sport

Ledakan Kasus Covid-19 di Inggris, Tunda Pertandingan Anak Asuh Jose Mourinho
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com