PPKM Level IV, Sejumlah Cafe hingga Rumah Makan di Banjarmasin Didatangi Petugas Salut! Bukan Sarjana, Pria Banjarmasin Ciptakan Alat Deteksi Vaksinasi Lebarkan Sayap, bjb Sekuritas Rambah Investasi Pasar Modal Jabar Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Gugatan Jilid II Denny Indrayana Rontok, MK Kuatkan Kemenangan BirinMu

Ungkit Peristiwa UFC 229, McGregor: Saya Jadi Korban

- Apahabar.com     Kamis, 16 April 2020 - 05:45 WITA

Ungkit Peristiwa UFC 229, McGregor: Saya Jadi Korban

Conor McGregor vs Khabib Nurmagomedov. Foto-Reuters

apahabar.com, LAS VEGAS – Masih belum lepas dari ingatan kericuhan yang terjadi di akhir pertarungan Khabib Nurmagomedov vs Conor McGregor dalam laga UFC 229.

Saat itu, Khabib melompati sangkar setelah menumbangkan McGregor, untuk menyerang rekan dari lawannya tersebut, Dillon Danis, karena dianggap telah menghina keluarganya.

Kendati demikian, menurut McGregor, justru menilai dirinyalah yang menjadi korban dari kericuhan tersebut. Sebab, setelah The Eagle keluar sangkar, salah seorang saudara Khabib naik ke atas oktagon untuk menyerang dirinya.

Tidak hanya itu, rekan Khabib yang lain pun ikut naik ke oktagon dan mengeroyoknya. Menurut McGregor, itu adalah tindakan yang tidak terpuji. Pada akhirnya, baik Khabib maupun McGregor mendapat sanksi larangan bertanding dan membayar denda dari UFC. Begitu pun untuk dua rekan Khabib yang menyerang McGregor.

“Ketika saya melompat di atas sangkar, saudara laki-laki (Nurmagomedov) berlari kencang dan melompat di atas sangkar juga untuk memanjat dan membantunya dan ikut bertarung. Saya melihatnya di sana, itu seperti hadiah Natal,” ungkap McGregor, seperti dilansir dari MMA Weekly.

“Saya baru saja memukulnya tepat di rongga mata dan kami mulai bertarung di atas oktagon. Saya berpikiran membela diri, saya telah melalui tumbuh dewasa. Saya tahu di mana pintu masuk dan keluar saya. Saya sangat sadar dengan lingkungan saya,” lanjutnya.

“Ketika perkelahian pecah dan saya tahu ada banyak orang masuk dan keluar. Ada banyak orang jahat dan saya tidak tahu siapa, siapa yang bersamanya, siapa yang aman. Jadi saya menyandarkan diri ke dinding sangkar, tempat yang saya pikir baik. Tapi yang terjadi adalah dua rekan satu timnya berlari dan melompati tepat di belakang saya,” tuntas petarung asal Irlandia itu. (okz)

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Martapura FC Berbagi Poin Dengan Persewar Waropen
apahabar.com

Sport

Tala Tuan Rumah Piala Menpora

Sport

Hasil MotoGP Portugal: Fabio Quartararo Sempurna, Marc Marquez Finis Ketujuh

Sport

Mirip Marseille, Logo Baru Inter Milan Dikritik Penggemar
apahabar.com

Sport

Valentino Rossi Ternyata Humoris

Sport

Premier League: Liverpool KO, City Nyaman di Puncak
apahabar.com

Sport

Runner-up GP Austin AS, Rossi Tilik Kans Juara Masih Terbuka Lebar
apahabar.com

Sport

Berjiwa Spartan, Barito Rekrut Bayu Pradana 2 Musim
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com