Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS

Songsong Piala Thomas, PBSI Utamakan Keselamatan Atlet

- Apahabar.com Kamis, 7 Mei 2020 - 06:00 WIB

Songsong Piala Thomas, PBSI Utamakan Keselamatan Atlet

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Piala Thomas siap bergulir 3-11 Oktober 2020 di Denmark. Indonesia berstatus unggulan pertama.

Dengan menyisakan waktu lima bulan lagi, para pebulu tangkis Tanah Air harus bekerja keras mengembalikan performa terbaiknya.

Pandemi virus Corona Covid-19 membuat upaya ini tidak mudah. Sebab mereka sulit untuk menjalani latihan secara ideal di tengah kekuatiran terjangkit virus yang belum ditemukan vaksinnya tersebut.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI Susi Susanti, menegaskan Piala Thomas dan Uber 2020 memang jadi turnamen prioritas bagi atlet-atlet pelatnas bulu tangkis Indonesia.

“Thomas dan Uber ini salah satu turnamen yang menjadi prioritas utama PBSI. Anak-anak sudah mulai mempersiapkan diri lagi,” kata Susi dilansir dari Antaranews.com.

“Tapi tentu belum 100 persen kondisinya, mengingat masih dalam situasi pandemi kami lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan atlet, jangan sampai sakit,” ujarnya menambahkan.

Kejuaraan Piala Thomas dan Uber sebenarnya rutin digelar pada pertengah Mei. Sebelum tampil di ajang ini, para pemain Indonesia bakal memanaskan mesinnya di berbagai turnamen yang digelar sebelumnya. Turnamen yang masuk dalam agenda PBSI sebagai ajang pemanasan antara lain Malaysia Open, Singapore Open, Badminton Asia Championships (BAC), dan Denmark Open.

Namun pandemi COVID-19 yang melanda hampir seluruh negara telah membuat semua turnamen bulu tangkis mengalami pembatalan maupun penundaan. Kondisi tersebut dinilai Susi tidak hanya mengganggu persiapan tim Indonesia, tapi juga seluruh tim elit dunia, sehingga seluruh negara punya peluang yang sama pada turnamen Piala Thomas nanti.

Kekuatan Merata

Terkait peta kekuatan lawan, Susi menilai seluruh negara partisipan mempunyai kekuatan yang merata. Bahkan dengan pensiunnya pebulu tangkis ganda putra asal Denmark Mathias Boe juga dianggap tak terlalu menguntungkan Indonesia.

“Saya lihat kekuatan masih merata. Bicara peluang, ya kita ada. Tapi kembali bagaimana dengan persiapan sendiri. Mudah-mudahan kita bisa benar-benar memanfaatkan sisa waktu ke depan,” ujar Susi. (lip6)

Editor: Syarif

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Hasil Lengkap UEFA Nations League 2020: Prancis Tekuk Portugal, Jerman Bangkit, Spanyol Nyaris Keok
apahabar.com

Sport

Disdik dan DAD Kalteng Gelar Kejuaraan Catur, Berikut Daftar Para Juara

Sport

Nobar Final Liga Champion, Bigreds Banjarmasin Manjakan Penonton dengan Give Away
apahabar.com

Sport

Minggu, Yunan Gabung Tangani Timnas U22, Tiga Pemain Barito Turut Diseleksi
apahabar.com

Sport

Dari GOR Ije Jela, Juara Kejurprov Dipromosikan ke Kejurnas
apahabar.com

Sport

Sekretaris PBI Kalsel Masuk Pengurus Pusat, Apa Kabar Boling Banua?
apahabar.com

Sport

Gantikan Simon Bawa Timnas Hadapi Malaysia, Yeyen: Bismillah!
apahabar.com

Sport

McGregor Pensiun Lagi, Begini Respon Presiden UFC
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com