Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

FIFA Ingin VAR Seragam Diterapkan Seluruh Dunia, Termasuk Indonesia

- Apahabar.com Jumat, 10 Juli 2020 - 11:11 WIB

FIFA Ingin VAR Seragam Diterapkan Seluruh Dunia, Termasuk Indonesia

Wasit Chris Kavanagh meninjau tayangan ulang VAR saat Arsenal vs Leicester City di Stadion Emirates, Selasa (7/7) waktu setempat. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – FIFA ingin menyeragamkan penerapan video assistant referre (VAR) di semua kompetisi sepak bola di seluruh dunia.

Meski sebagian negara belum menggunakan video assistant referre (VAR), termasuk Liga 1 di Indonesia, namun kelak penerapanannya mengikuti aturan yang berlaku seragam.

Keinginan FIFA itu disuarakan setelah mengambil alih tanggung jawab langsung atas sistem tersebut.

Badan penyusun aturan sepak bola, IFAB, baru-baru ini mengajukan kekhawatiran terkait penerapan VAR dalam dua tahun terakhir percobaan implementasi teknologi tersebut.

FIFA kini mengambil alih peran membantu operator-operator berbagai kompetisi terkait penerapan VAR semenjak 1 Juli.

Langkah itu menurut Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Colina, sebagai sebuah transisi natural.

“IFAB merupakan organisasi yang bertugas mengatur aturan sepak bola, termasuk VAR dan protokol serta regulasinya. Ketika aturan sepak bola terbentuk, maka tugas IFAB berakhir,” katanya dilansir Reuters.

“Setelah itu menjadi tugas FIFA untuk membina wasit di seluruh dunia membantu asosiasi-asosiasi anggota,” ujar mantan wasit asal Italia itu menambahkan.

Selama ini ada sejumlah variasi penerapan VAR di berbagai kompetisi dan liga-liga domestik, tetapi menurut Colina seharusnya ada penerapan yang seragam.

“Tanggung jawab FIFA lainnya adalah memastikan aturan sepak bola diterapkan secara sama di seluruh dunia, tidak boleh ada perbedaan di tiap-tiap benua atau negara,” ujarnya.

“Sudah jadi tanggung jawab kami untuk memastikan sepak bola dimainkan dengan cara yang sama di seluruh dunia,” lanjutnya.

“Bisa anda bayangkan jika kompetisi internasional dimainkan oleh tim-tim yang punya pemaknaan berbeda terkait aturan sepak bola di kompetisi domestiknya? Maka menerapkan VAR secara seragam di seluruh dunia adalah sebuah keniscayaan,” beber Colina panjang lebar.

Di Liga Premier Inggris misalnya, VAR tidak digunakan untuk menghukum kiper yang meninggalkan garisnya lebih awal dalam situasi tendangan penalti, kendati itu tertulis dalam aturan sepak bola berlaku.

“Jika itu tertulis di dalam aturan sepak bola, itu seharusnya berlaku di mana pun, jika tidak bisa anda bayangkan betapa kagetnya seorang pemain dihukum dalam laga internasional atas sesuatu yang dibiarkan di kompetisi domestiknya?” pungkas Collina.

Kapan VAR di Indonesia?

PSSI sempat mengutarakan sedang mematangkan penggunaan VAR untuk pertandingan sepakbola di Indonesia. Namun tidak diketahui kapan pastinya.

“Untuk VAR sekarang sedang kita matangkan, terutama para wasit yang harus mengawakinya,” kata Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan beberapa waktu lalu.

“Rencananya tahun ini akan kita maksimalkan, dan tahun depan mudah-mudahan sudah bisa kita terapkan di beberapa pertandingan di Indonesia,” sambung pria yang kerap disapa Iwan Bule ini.

Diketahui bersama, saat ini PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 sedang mengkaji dari sisi anggaran dan infrastruktur terkait penggunaan VAR.

Anggota Komite Eksekutif (Exco), Yunus Nusi, mengakui bahwa pengadaan VAR sangat mahal. Namun dia belum bisa menyebut kisaran angkanya.

“Yang pasti mahal. Saya belum tahu pasti. VAR nanti juga situasional, mau semua pertandingan ada atau setiap wilayah ada supaya VAR bisa dibawa setiap ada pertandingan,” timpal Yunus.(ant/dtc)

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

5 Fakta Unik Kekalahan MU dari Crystal Palace di Liga Inggris
apahabar.com

Sport

Menangi Derby D’Italy, Juve Samai PSG
apahabar.com

Sport

Gejolak Ruang Ganti, Arsitek Barcelona di Ujung Tanduk
apahabar.com

Sport

Klopp Tegaskan Selalu Terbuka untuk Semua Pemain Liverpool yang Ingin Buktikan Kemampuan
apahabar.com

Sport

Teledor, Sandi Sute Kembalikan Uang Kalteng Putra Rp475 Juta
apahabar.com

Sport

Tanggapan Yunan Helmi Terkait 5 Laga Berat Barito di Bulan Agustus
apahabar.com

Sport

Membuka Borok di Tubuh PSSI: Polri Siap Berantas Match Fixing
apahabar.com

Sport

Dua Kali Unggul, Kali Ini Sevilla Ditahan Imbang Slavia Praha 2-2
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com