Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Saran Mantan Jika Arsenal Ingin Juara Piala FA, Cukup Main Jelek

- Apahabar.com     Jumat, 31 Juli 2020 - 22:04 WITA

Saran Mantan Jika Arsenal Ingin Juara Piala FA, Cukup Main Jelek

Final Piala FA mempertemukan dua tim asal London; Arsenal vs Chelsea di Stadion Wembley, Sabtu (1/8) pukul 23.00 WIB. Foto-AFP

apahabar.com, LONDON – Arsenal akan menghadapi Chelsea di Final Piala FA 2019/2020, Sabtu (1/8) malam WIB.

Laga ini akan digelar di Stadion Wembley dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, tanpa penonton.

Selain itu, pemenang laga akan menerima tropi juara tanpa adanya presentasi. Itu demi meminimalisir risiko penyebaran Covid-19.

Lantas, seperti apa peluang Arsenal untuk merebut gelar nanti?

Sang mantan, Cesc Fabregas yang kini bermain di AS Monaco coba memberi saran.

Sarannya, jika ingin juara dan mengalahkan Chelsea, Arsenal harus tampil jelek.

Kok bisa? Sebagai eks pemain Arsenal dalam kurun 2003-2011, Fabregas paham betul dengan filosofi bermain buruk demi menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan.
“Paham tersebut dirasakan Fabregas ketika berseragam Chelsea dari 2014-2019.” tulis okezone, Jumat (31/7).

Ya, lala itu di bawah arahan Jose Mourinho (2014-2015) dan Antonio Conte (2016-2018), Chelsea tak perlu bermain cantik demi meraih gelar juara.

Lewat permainan pragmatis yang ditunjukkan Mourinho dan Conte, Fabregas sukses besar bersama Chelsea.

Selama lima tahun berada di Stamford Bridge, Fabregas memenangkan empat trofi.

Contohnya dua trofi Liga Inggris serta masing-masing satu gelar Piala FA dan Piala Liga Inggris.

Bagaimana dengan saat berseragam Arsenal? Fabregas delapan tahun (2003-2011) membela Arsenal, namun hanya satu trofi yang didapat. Satu-satunya trofi itu pun hanya Piala FA yang didapatkan pada 2004-2005.

Kenapa Arsenal saat itu kesulitan meraih gelar? Fabregas menilai itu karena The Gunners terlalu terobsesi bermain cantik.

Akibatnya, keunggulan yang mereka pegang harus hilang begitu saja.

Terlepas dari itu, kedua pelatih:
Mikel Arteta (Arsenal) dan Frank Lampard (Chelsea) mengincar trofi pertama mereka sebagai pelatih di Inggris.

Tidak ada tim yang memenangkan trofi lebih dari abad ini, selain Arsena dan Chelsea, yang masing-masing meraih enam gelar Piala FA sejak 2000.

Arsenal sebelumnya secara mengejutkan menang 2-0 atas Man City di semifinal, sementara Chelsea menyingkirkan Man United untuk memesan tempat ke final.

Ada sedikit lagi yang dipertaruhkan untuk pasukan Arteta, yang perlu menang untuk memastikan kualifikasi untuk Liga Europa musim depan.

Faktanya, kedua belah pihak bertemu di final hanya tiga tahun yang lalu dengan Arsenal menang 2-1 untuk mengumpulkan rekor kemenangan Piala FA ke-13 mereka.(okz)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Setan Merah Telan Kerugian Besar Selama Covid-19
Sempat Ragu, Marquez Mulai Pede dengan Tunggangannya

Sport

Sempat Ragu, Marquez Mulai Pede dengan Tunggangannya
apahabar.com

Sport

Bermodal Dana Ortu Pemain Peseban Terjun ke Piala Soeratin
apahabar.com

Sport

Tala Tuan Rumah Piala Menpora
apahabar.com

Sport

Gol Sani Sia-Sia, Timnas U-22 Kalah Dari Vietnam
Olimpiade Tokyo 2020

Sport

Menengok Duel Ahsan / Hendra Vs Lee / Wang di Semifinal Olimpiade Tokyo 2020
apahabar.com

Sport

Pembalap Wanita Desak Kelas Khusus
apahabar.com

Sport

Luncurkan MCL34, McLaren Optimis Tatap F1 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com