Sentil Politik Uang, Cagub Denny Indrayana Malah Dipolisikan Penetapan Tertunda, KPU Banjarmasin Rugi Puluhan Juta Temuan Mayat Dipocong Karung dan Dikubur di Tabat HST, Dua Anggota Keluarga Diperiksa Bangkitkan Ekonomi Indonesia, Hipmi Hidupkan Ekspor UMKM ke Australia Jadi Sekolah Unggulan, Intip Sederet Program Almazaya Islamic School Banjarmasin

Dihajar Crystal Palace, Solskjaer Anggap MU Masih ‘Berkarat’

- Apahabar.com Minggu, 20 September 2020 - 07:59 WIB

Dihajar Crystal Palace, Solskjaer Anggap MU Masih ‘Berkarat’

Crystal Palace berhasil meraih 3 poin pada pertandingan perdana Priemer League di Stadion Old Trafford, Sabtu waktu setempat. Foto-CNN

apahabar.com, JAKARTA – Crystal Palace berhasil menghajar Manchester United dengan skor 1-3 pada pertandingan perdana Premier League di Stadion Old Trafford, Sabtu waktu setempat.

Dengan kekalahan itu, manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menganggap penampilan timnya masih berkarat karena lebih sedikit melakoni pertandingan pramusim dibandingkan Crystal Palace.

“Tentu saja. Anda bisa melihat mereka sudah terasah, kuat dan hafal dengan sistem permainan yang ingin dimainkan, seperti yang sudah saya perkirakan,” kata Solskjaer dalam komentar pascalaga dikutip dari laman resmi MU.

“Hanya saja, saya pikir kami akan tampil lebih baik dibandingkan tadi,” ujarnya menambahkan.

MU memang hanya menjalani satu laga pramusim pada 12 September melawan Aston Villa, sedangkan Palace memainkan empat pertandingan persahabatan sejak 25 Agustus hingga jelang musim baru bergulir.

Di sisi lain, Solskjaer juga menilai hukuman penalti yang dijatuhkan terhadap pelanggaran handball Victor Lindelof sesuatu yang berlebihan.

Kemudian keputusan mengulang eksekusi penalti Palace karena kiper David de Gea terlalu cepat meninggalkan garis juga disebut Solskjaer sebagai keputusan yang sama sadisnya.

Kendati demikian, pelatih asal Norwegia itu tak mau mengkambinghitamkan keputusan-keputusan itu sebagai penyebab kekalahan MU.

“Bagi saya itu bukan penalti, terlalu sadis. Lantas David melakukan penyelamatan bagus, kemudian lagi-lagi keputusan sadis terhadapnya,” ujarnya.

“Itu mungkin keputusan tepat sesuai aturan, karena kakinya bisa saja satu inci melebihi garis, tapi siapa yang bisa mengira itu terjadi. Yang jelas bukan keputusan itu yang membuat kami kalah,” pungkas Solskjaer.

Kekalahan itu menyudahi tren positif MU memenangi laga pembuka musim dalam lima tahun terakhir dan kini harus mengawali 2020/21 dari urutan ke-16 klasemen.

Selanjutnya MU akan lebih dulu bertandang ke markas Luton Town pada Selasa (22/9) untuk putaran ketiga Piala Liga Inggris sebelum melanjutkan laga pekan ketiga Liga Inggris di kandang Brighton & Hove Albion empat hari kemudian.(Ant)

Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Gaji Terlalu Besar, Juventus Siap Jual Ronaldo Musim Depan
apahabar.com

Sport

Maverick Vinales Senang Kontraknya Diperpanjang
apahabar.com

Sport

Alasan Yunan Tak Menurunkan Gavin Kwan Adsit Saat Hadapi Badak Lampung FC
apahabar.com

Sport

Kata Yunan dan Gavin Usai Kekalahan Barito dari Borneo FC
apahabar.com

Sport

Pernah di Celtic, Balde Siap Tularkan Kesuksesan di Persebaya
apahabar.com

Sport

Trik Penembak Kalsel Berlatih di Tengah Covid-19
apahabar.com

Sport

Link Live Streaming Trans7 MotoGP Eropa 2020 Malam Ini, Rossi Start ke-18, Espargaro Pole!
apahabar.com

Sport

Hasil Liga Champions, Livepool vs Midtjylland, Jota dan Salah Cetak Gol, The Reds Puncaki Klasemen Grup D
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com