PPKM Level IV, Sejumlah Cafe hingga Rumah Makan di Banjarmasin Didatangi Petugas Salut! Bukan Sarjana, Pria Banjarmasin Ciptakan Alat Deteksi Vaksinasi Lebarkan Sayap, bjb Sekuritas Rambah Investasi Pasar Modal Jabar Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Gugatan Jilid II Denny Indrayana Rontok, MK Kuatkan Kemenangan BirinMu

Dukungan ke Moeldoko Jadi Ketum PBSI Terus Mengalir, Termasuk dari Kaltara

- Apahabar.com     Senin, 14 September 2020 - 21:17 WITA

Dukungan ke Moeldoko Jadi Ketum PBSI Terus Mengalir, Termasuk dari Kaltara

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko calon kuat jadi Ketum PBSI gantikan Wiranto. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Kesempatan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko jadi Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) periode 2020-2024 makin besar.

Menyusul dukungan terhadap Moeldoko untuk jadi Ketum PBSI kini terus mengalir.

Dukungan terhadap Moeldoko jadi orang nomor satu di PBSI tak hanya dari Pengurus Provinsi (Pengprov), tapi juga klub bulutangkis pemegang hak suara.

Seperti PB Jaya Raya, salah satu klub bulutangkis terbesar di Tanah Air yang telah melahirkan sejumlah atlet bulu tangkis nasional.

Ketua PB Jaya Raya Rudy Hartanto, seperti dikutip dari Antara, Senin (14/09/2020), menyatakan bahwa Moeldoko adalah sosok yang pas menakhodai PBSI.

Alasannya, menurut Rudi Hartanto lantaran Moeldoko bisa mengayomi dan mempererat hubungan antara PBSI dengan klub-klub bulutangkis di Tanah Air .

“PB Jaya Raya berharap di bawah kepemimpinan Bapak Jenderal TNI Moeldoko, PP PBSI dapat mengayomi dan menjalin hubungan yang baik dengan PB atau klub-klub sebagai penyumbang atlet-atlet terbaik bagi kebesaran nama bangsa Indonesia,” kata Rudy Hartanto.

Dukungan ini mengamini permintaan para legenda bulutangkis yang pada minggu lalu meminang Moeldoko untuk menjadi orang nomor satu di organisasi bulu tangkis Indonesia.

Atlet atlet PB Jaya Raya beberapa kali mengharumkan bangsa dengan prestasi.

Sebut saja pada ajang Olimpiade, Susy Susanti dengan medali emas 1992 dan medali perunggu tahun 1996, Mia Audina dengan medali perak 1996, Candra Wijaya/Tony Gunawan dengan medali emas tahun 2000, dan Markis Kido/Hendra Setiawan dengan medali emas tahun 2008.

Selain itu sejumlah prestasi terbaik lainnya dari atlet di PB Jaya Raya, yakni Hendra Setiawan (Juara Dunia 2007, 2013, 2015, 2019, dan All England 2014, 2019), Markis Kido/Hendra Setiawan (medali emas SEA Games 2005, 2007, 2009), Marcus Fernaldi Gideon (medali emas Asian Games 2018 dan All England 2017, 2018), Greysia Polii/Nitya Krishinda M (medali emas Asian Games 2014), M. Rian Ardianto (medali perak Asian Games 2018), Gyesia Polii/Apriyani Rahayu (medali emas SEA Games 2019), dan Angga Pratama (medali emas SEA Games 2013 dan 2015).

Dukungan kepada Moeldoko juga disampaikan Sekretaris Umum Pengprov Kalimantan Utara, Afandi Kamaruddin.

Menurut Afandi, Moeldoko yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan itu jika maju sebagai calon Ketum PBSI, tentu perlu mendapatkan dukungan yang besar.

“Kita sambut baik Pak Moeldoko, dalam rangka untuk kemajuan bulu tangkis,” ujar Afandi, Senin.

Afandi mengaku akan memberikan dukungan terutama untuk kesejahteraan PBSI.

Setidaknya, harus ada perubahan dari ketua umum sebelumnya. Masalah kesejahteraan harus menjadi perhatian Meoldoko jika benar menjadi orang nomor satu di cabang olahraga tepok bulu itu.

Sebelumnya sejumlah pengprov juga telah menyatakan secara terbuka dukungan untuk Moeldoko seperti Pengprov Jawa Timur, Pengprov Jawa Tengah, Pengprov Yogyakarta dan beberapa pengurus provinsi lainnya.

Pekan lalu, 18 legenda bulutangkis melakukan pertemuan dengan Moeldoko dan meminta Kepala Staf Kepresidenan itu untuk maju sebagai calon ketum PBSI.

Dalam pertemuan hadir para legenda seperti Liem Swie King dan Rudy Hartono.

PB Djarum diwakili oleh Lius Pongoh, Ivanna Lie, Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Christian Hadinata, serta Yuni Kartika. Sedangkan Jaya Raya mengirimkan Imelda Wiguna, Rudy Hartono, dan Markis Kido.

Saat ini, kepengurusan PP PBSI periode 2016-2020 berada di bawah kepemimpinan Wiranto sebagai ketua umumnya. Kepengurusan Wiranto akan berakhir pada Oktober ini.(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Ditunggu Bonus, Berikut Link Live Streaming Barito vs Tira Persikabo
apahabar.com

Sport

Penghargaan Nyeleneh untuk Pemain Sepakbola, Dari Paket Internet Hingga Tutup Botol Bir
apahabar.com

Sport

Jadwal Tayangan Live Timnas U-23 di Kualifikasi Piala Asia 2020

Sport

Link Live Streaming Bein Sports: Getafe vs Barcelona, Misi Messi Cs Kejar Real Madrid di Liga Spanyol

Sport

SEA Games 2019: Indonesia Berpeluang Dulang 8 Emas di Hari Ketujuh
apahabar.com

Sport

AQUADNC 2019, Asa Masa Depan Sepak Bola Indonesia
apahabar.com

Sport

Cuitan Misterius McGregor, Benarkah Tantang Pacquiao?
apahabar.com

Sport

Jalan Terjal MU di Liga Champions
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com