3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Juara MotoGP Catalunya, Fabio Quartararo: Kemenangan Ini Terasa Lebih Baik dari Jerez

- Apahabar.com Senin, 28 September 2020 - 08:00 WIB

Juara MotoGP Catalunya, Fabio Quartararo: Kemenangan Ini Terasa Lebih Baik dari Jerez

Pembalap tim Petronas Yamaha Fabio Quartararo melakukan selebrasi setelah menjuarai Grand Prix Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol. (27/9). Foto-Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Fabio Quartararo mengungkapkan kemenangan ketiganya musim ini di Grand Prix Catalunya, Spanyol, Minggu (27/9), terasa lebih spesial ketimbang dua kemenangan yang ia raih di seri pembuka di Jerez.

Quartararo mengawali seri kedelapan MotoGP 2020 itu dari P2 dan menyintas balapan sepanjang 24 putaran itu untuk merebut kembali pimpinan klasemen dari Andrea Dovizioso yang terjatuh di lap pertama.

Setelah dominan di dua seri di Jerez, pembalap tim Petronas Yamaha itu terganjal penampilan tak konsisten dan puasa podium di lima balapan setelah itu.

Hasil terbaik keduanya musim ini yaitu finis P4 di GP Emilia Romagna, Sirkuit Misano, akhir pekan lalu

“Ini momen terbaik di hidupku, lebih baik ketimbang dua (kemenangan di) Jerez,” kata Quartararo seperti dilansir laman resmi MotoGP.

“Ketika tiba dengan kemenangan kalian tentunya berharap tampil bagus, namun di lima balapan beruntun aku tidak tampil terlalu bagus, lalu datang kemenangan ini,… luar biasa.

Pebalap Prancis itu mendapati ancaman dari pebalap Suzuki Joan Mir yang semakin mendekat di pengujung lomba sebelum akhirnya finis dengan jarak 0,9 detik.

Mir tampil konsisten di empat balapan sebelumnya dan finis runner-up di Catalunya membawanya ke peringkat dua klasemen dengan total raihan 100 poin, terpaut delapan poin dari Quartararo.

“Ketika aku melihat Mir mendekat, aku tidak bisa melakukan apa apa karena ban belakangku sudah hancur, aku menekan maksimal dan bukannya menyimpannya untuk bagian akhir. Satu lap lagi dan aku akan finis kedua tentunya,” kata sang pebalap Prancis.

Dua pekan lagi, Quartararo membawa status pemuncak klasemen menuju balapan di kampung halamannya, Grand Prix Prancis, di mana 5.000 penonton akan diizinkan menyaksikan langsung balapan di Le Mans.

“Aku rasa menjadi pemuncak klasemen itu spesial di setiap kondisi tapi aku bisa bilang terasa menyenangkan bisa menang hari ini dan mengambil alih pucuk klasemen kejuaraan dan tiba di Prancis dengan kondisi yang sempurna ini,” pungkas Quartararo.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

FIFA: Indonesia Rangking 159

Sport

Live Mola TV! Timnas U19 Indonesia vs Makedonia, Elkan Baggott Starting Line-up, Link Live Streaming
apahabar.com

Sport

Indra Sjafri Ungkap Penyebab Kegagalan Timnas U-23
apahabar.com

Sport

Jelang Chelsea vs City, Berebut Penguasa Biru
apahabar.com

Sport

AFC Rovers 19 Bertekad Keluar dari Papan Bawah
apahabar.com

Sport

Cegah Corona, Petenis Dilarang Selebrasi Lempar Kaus Bekas
apahabar.com

Sport

Leicester Dipecundangi Cardiff di Kandang Sendiri
apahabar.com

Sport

Update Skor Timnas U19 Indonesia vs Makedonia Utara, Gol Irfan Jauhari Bawa Timnas Unggul 4-1
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com