Jelang Imsak, Jago Merah Ngamuk di Ratu Zaleha Banjarmasin Kebakaran di Ratu Zaleha Banjarmasin: 2 Bangunan Hangus, Relawan Dilaporkan Luka Bakar Tangkap Bupati Nganjuk, KPK Sita Tumpukan Duit Rp 50-100 Ribu Motor Vs Motor di Paharuangan Kandangan, Pemuda Simpur Tewas Seketika Duduk Perkara Viral Pria Bersajam Ngamuk di Nagasari Banjarmasin hingga Bergumul dengan Polisi

Liga 1 2020 Batal Dilanjutkan, Begini Penjelasan LIB Soal Subsidi dan Biaya Klub

- Apahabar.com Selasa, 29 September 2020 - 20:40 WIB

Liga 1 2020 Batal Dilanjutkan, Begini Penjelasan LIB Soal Subsidi dan Biaya Klub

Pelatih Djadjang Nurjaman memberikan instruksi dalam latihan Barito Putera di Yogyakarta. Sayangnya Liga 1 2020 batal dilanjutkan. Foto-Instagram.

apahabar.com, JAKARTA – Liga 1 2020 resmi batal dilanjutkan oleh PSSI, Senin (29/09/2020). Lantas bagaimana subsidi dan pembiayaan klub kontestan Liga 1 dan 2 2020?

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita coba menjelaskannya.

Yang jelas ia menyebutkan bahwa LIB akan mengomunikasikan kembali soal subsidi klub dan semua pembiayaan setelah PSSI memutuskan menunda lanjutan Liga 1 dan Liga 2 musim 2020.

“Pasti dikomunikasikan dengan semua pihak termasuk klub, PSSI dan sponsor karena ada perubahan jadwal,” kata Akhmad Hadian dikutip dari antara, Selasa (29/09/2020) malam.

Namun, menurutnya LIB belum bisa memastikan soal subsidi kepada klub mulai bulan Oktober 2020.

“Namun untuk bulan September 2020, subsidi sudah kami berikan,” tutur Akhmad Hadian.

Terkait pembiayaan, yang akan dibicarakan kembali oleh LIB antara lain soal biaya hotel dan transportasi tim yaitu bus.

Seperti diketahui, lanjutan Liga 1 Indonesia 2020 digelar seluruhnya di Pulau Jawa.

Sehingga klub-klub luar Jawa yaitu Persiraja, Barito Putera, Borneo FC, Bali United, PSM dan Persipura harus memindahkan markasnya.

LIB pun menyediakan akomodasi berupa hotel untuk tim-tim tersebut.

Kemudian, karena rencana semula perpindahan tim diakses melalui darat, LIB juga memberikan dua bus kepada setiap tim.

Sementara terkait perubahan jadwal Liga 1 dan Liga 2, LIB menegaskan siap menyusun kembali jadwal pertandingan secara komprehensif.

Hal itu dilakukan agar ketika liga bergulir kembali, jadwal pertandingan tidak mengganggu agenda sepak bola lainnya.

Meski demikian, Akhmad Hadian Lukita belum bisa memastikan apakah ada rencana perubahan format Liga 1 dari sistem liga ke turnamen.

“Perubahan format itu tergantung PSSI,” kata dia.

PSSI resmi menunda penyelenggaraan lanjutan Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 di tengah pandemi Covid-19 lantaran tidak mendapatkan izin keramaian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Pihak Mabes Polri untuk sementara tidak memberikan izin keramaian karena kasus Covid-19 yang masih tinggi. Kami juga menyadari fakta di lapangan memang demikian. Oleh karena itu, PSSI menghormati dan memahami keputusan tersebut,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Selasa (29/9).

PSSI berharap penundaan kompetisi itu hanya berlangsung selama satu bulan sebab jika mundur lagi akan terbentur dengan beberapa agenda termasuk Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Lanjutan Liga 1 musim 2020 awalnya dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021.

Liga 2 Indonesia 2020 sebelumnya direncanakan bergulir pada 17 Oktober-5 Desember 2020.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Prediksi PSG vs MU, Menanti Sentuhan Ajaib Solskjaer
Liga Inggris

Sport

Hasil Liga Inggris, Burnley Ditahan Imbang Everton 1-1
apahabar.com

Sport

Djanur Sebut Jumlah Poin yang Wajib Direbut Barito Agar Bertahan di Liga 1
IMI Kalsel

Sport

Bertemu Dewan Pembina IMI Kalsel, 27 Klub Tetap Desak Musprov
apahabar.com

Sport

Hasil Akhir Manchester United vs Tottenham, Tragis MU Kalah 1-6 di Old Trafford!
apahabar.com

Sport

Sancho Tagih Komitmen Eddy Raya Saat Musorprovlub KONI Kalteng
apahabar.com

Sport

Demi ini, PSSI Siap Lanjutkan Liga 1 dan 2 2020
apahabar.com

Sport

Bela Persija, Marco Motta Bidik Gelar di Liga 1 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com