Sah! Jaksa Tetapkan Kades di Kelumpang Kotabaru Tersangka Pungli Cafe Jual Miras di Banjarmasin Bak Kebal Hukum, Buntut Izin Pusat? Catat! Pengecer di Banjarmasin Bakal Dilarang Jual Gas 3 Kg Dugaan Penggelembungan Suara Pilgub Kalsel, Muthalib: Paraf Saya Dipalsukan Lepas Kepemilikan Klub, Begini Penjelasan Manajemen Martapura FC

Ingin Bertahan Lebih Lama di Man City, Berikut Alasan Pep Guardiola

- Apahabar.com Sabtu, 31 Oktober 2020 - 00:30 WIB

Ingin Bertahan Lebih Lama di Man City, Berikut Alasan Pep Guardiola

Manajer Manchester City Pep Guardiola saat timnya menghadapi West Ham United di Stadion London, London, Inggris, 24 Oktober 2020. Foto-Reuters/Paul Childs via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pep Guardiola mengaku bertahan tinggal lebih lama di tengah spekulasi bakal kembali melatih Barcelona.

Hal itu setelah salah seorang calon presiden Barcelona berikrar untuk memulangkan dia ke Nou Camp.

Guardiola berada pada tahun terakhir kontraknya bersama City dan ini memunculkan perdebatan mengenai masa depannya sebelum calon presiden Barcelona Victor Font menyatakan akan memulangkan Guardiola ke klub Catalan itu di mana dua kali dia pernah menjuarai Liga Champions.

Namun, saat pernyataan Font itu dilontarkan kepada dia saat konferensi pers Jumat (30/10) seperti dilansir Antara, Guardiola menjawab: “Saya bahagia sekali di sini. Saya senang berada di Manchester dan saya harap bisa melakukan pekerjaan dengan baik musim ini agar tinggal lebih lama.”

Meskipun Guardiola telah memenangkan dua gelar Liga Premier sejak bergabung dengan City dari raksasa Jerman Bayern Muenchen pada 2016, sukses kancah Eropa ternyata sulit dicapai selama melatih di Etihad.

Cedera telah mengganggu City awal musim ini sampai pasukan Guardiola menempati urutan ke-13 klasemen liga papan atas Inggris menjelang pertandingan tandang melawan Sheffield United esok Sabtu.

Guardiola mengatakan penderitaan City itu diperparah oleh jeda pramusim yang dipersingkat dan program pertandingan yang diperas karena tuntutan pandemi virus corona.

Dan itu membuatnya berpendapat Liga Premier harus kembali membolehkan lima pemain pengganti seperti berlaku pada tahap penutupan musim lalu.

“Pasti harus, 100 persen,” kata dia seperti dikutip AFP. “Ini bukan tentang satu klub.

“Ada statistik yang tidak mereka sangkal bahwa di Liga Premier pemain 47 persen lebih banyak mengalami cedera otot ketimbang musim sebelumnya karena tidak ada persiapan untuk sebagian besar tim dan jumlah pertandingan.

“Semua liga -Jerman, Spanyol, di mana saja [membolehkan] lima pergantian pemain guna melindungi pemain, bukan untuk melindungi satu tim. Mudah-mudahan mereka bisa mempertimbangkan kembali dan melakukan apa yang dilakukan oleh seluruh dunia karena kami harus menyesuaikan diri dengan pandemi. situasi dan hal-hal lain.”

“Kenyataannya saat ini berbeda sekali dengan sebelumnya. Orang cerdas menyesuaikan diri dengan situasi di dunia, sepak bola itu tentang pemain. Kita lihat saja nanti.”

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Persiapan PON Papua 2021 Capai 70 Persen
apahabar.com

Sport

Genjot Timnas U-19 Indonesia, Shin Tae yong Cari Pemain Berpostur Tinggi
apahabar.com

Sport

Bakri dan Rifa’i Menjadi yang Terbaik di apahabar.com Futsal Tournament 2019
Sosok Alexandre Rakic di Barito Putera Mulai Gantikan Rafael Silva

Sport

Sosok Alexandre Rakic di Barito Putera Mulai Gantikan Rafael Silva
apahabar.com

Sport

Link Live Streaming Bali United vs Barito Putera: Bukan Mission Impossible
apahabar.com

Sport

Ngopi Santai ‘Menjaga Asa Barito Putera di Liga 1’, Suporter Bicara Blak-blakan
apahabar.com

Sport

Penyebab Dispora Kalsel Raih Rapor Merah
apahabar.com

Sport

Sekelumit Kisah di Balik Nomor Punggung Pemain Barito Putera di Liga 1 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com