Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Berkali-kali Gagal Servis, Mimpi Nadal Juarai Paris Masters Pupus

- Apahabar.com Minggu, 8 November 2020 - 09:10 WIB

Berkali-kali Gagal Servis, Mimpi Nadal Juarai Paris Masters Pupus

Rafael Nadal harus mengakui keunggulan Alexander Zverev di babak semifinal Paris Masters dengan skor 6-4, 7-5, Sabtu (7/11) malam waktu setempat. Foto: Getty Images

apahabar.com, JAKARTA – Mimpi Rafael Nadal mencatatkan gelar perdananya di Paris Masters harus pupus.

Petenis unggulan ini kalah dari Alexander Zverev di babak semifinal dengan skor 6-4, 7-5, Sabtu (7/11) malam waktu setempat.

Nadal, seperti dilaporkan Antara, bahkan mengalami kegagalan servis sampai tiga kali dalam pertandingan tersebut.

Juara Grand Slam 20 kali itu memang sempat mematahkan servis Zverev setelah tertinggal 4-2 pada set kedua.

Tetapi itu hanya menjadi perlawanan singkat karena Zverev kembali mencuri servis Nadal pada gim ke-11.

Petenis Jerman Alexander Zverev. Foto: ANTARA FOTO/Reuters-Gonzalo Fuentes/hp.

Petenis Jerman berusia 23 tahun itu kemudian melakukan servisnya, meraih match point keduanya saat forehand Nadal melebar.

“Saya baik-baik saja. Lihat, saya berada di final Master, jadi saya cukup senang tentang itu. Saya baru saja mengalahkan Rafa,” kata Zverev, dilansir dari Reuters.

Menurutnya, melawan Nadal, finalis 2007, tidak pernah mudah dilakukan.

“Saya pikir seluruh dunia akan setuju dengan penilaian itu, termasuk semua petenis. Ini akan menjadi final melawan Daniil. Jelas dua peserta terbaik turnamen masih tersisa,” katanya.

Zverev akan berusaha untuk merebut gelar Master keempatnya melawan unggulan ketiga Rusia Daniil Medvedev, yang lolos dengan kemenangan meyakinkan 6-4, 7-6(4) melawan Milos Raonic dari Kanada.

Dalam pertandingan ini, Nadal mengatakan puas dengan penampilannya secara keseluruhan di Paris, meskipun dia merusak rencana permainan taktisnya.

“Saya melakukannya dengan baik. Saya melakukan pengembalian dengan lebih baik daripada hari-hari lainnya, namun itu mustahil pada awalnya. Servisnya lebih baik dan saya terlambat kembali ke belakang (lapangan),” kata Nadal.

 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Evans Gembira Barito Rayakan Ulang Tahunnya
apahabar.com

Sport

Lee Chong Wei Punya Obsesi, Apa Itu?
Kawhi Leonard Ikuti Jejak Michael Jordan

Sport

Kawhi Leonard Ikuti Jejak Michael Jordan
apahabar.com

Sport

Jelang PSM vs Barito, Yunan Sudah Analisis Kelebihan dan Kekurangan Lawan
apahabar.com

Sport

Bantai Persetab 4-0, Frans Ungkap Perbedaan Cara Bermain Martapura FC Sebelum Lebaran
apahabar.com

Sport

Bergulir Awal Tahun Depan, LIB Pastikan Format Liga 1 Tidak Berubah
apahabar.com

Sport

Rebut Ballon d’Or, Poin Modric Unggul Jauh dari Ronaldo
apahabar.com

Sport

Edy Rahmayadi Mundur dari Ketua Umum PSSI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com