Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir Banjir, Ancaman Kelaparan Mengintai Warga Pejambuan Sungai Tabuk Bertambah 9.994, Positif Covid-19 Indonesia Dekati 1 Juta Kasus Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin 10 Penambang Masih Terkubur Hidup-Hidup di Tanbu, Korban Selamat Dengar Teriakan

Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

- Apahabar.com Rabu, 25 November 2020 - 19:55 WIB

Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Warga curiga mengingat biasanya kedua anak Sutarti bermain di luar rumah. Foto: apahabar.com/HN Lazuardi

apahabar.com, BARABAI – Warga Hulu Sungai Tengah (HST) dikejutkan dengan kasus pembunuhan dua bocah di Batu Benawa, Rabu (25/11) sore tadi. Pelaku diduga ibu kandungnya sendiri.

Jasad bocah malang itu ditemukan terlentang tanpa busana di dalam kamar rumah mereka di RT 8 Desa Pagat.

Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Belakangan diketahui rumah itu milik Sutarti (27), seorang janda yang ditinggal meninggal suaminya. Sang ibu tampak mengoceh tak jelas.

“Ada warga yang mendengar bunyi gaduh dari dalam rumah. Lalu didatangi. Saya tanyakan di mana anak? Dijawabnya, mati,” ujar Wati salah satu warga kepada apahabar.com.

Keduanya ditemukan setelah warga setempat bersama anggota Polres HST mendobrak pintu rumahnya.

“Saat ditemukan sang ibu dalam keadaan telanjang,” kata Wati.

Korban berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Yang laki-laki berumur 5 tahun dan yang perempuan 3 tahun.

Keduanya ditemukan dalam keadaan tanpa busana di dalam kamar rumahnya. Bibir mereka sudah membiru sebelum dievakuasi ke RSUD H Damanhuri Barabai, sekitar pukul 15.45.

Kedua bocah itu diduga dibunuh oleh Sutarti (27) yang diketahui mengalami depresi.

Bocah

Pemeriksaan TKP dipimpin langsung Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto. apahabar/Hawari Lazuardi

Dijumpai apahabar.com di TKP, Wati bercerita ihwal kronologi penemuan jasad dua bocah tadi.

Bermula dari warga yang mendengar bunyi gaduh di dalam rumah Sutarti sekitar pukul 14.00.

Kemudian ada warga lewat dan menanyakan keberadaan anak-anak Sutarti.

Pertanyaan warga itu terlontar lantaran sang anak yang biasanya bermain di luar rumah tidak ada keluar walau sekadar di teras.

Setiap warga yang menanyakan keberadaan sang anak jawabannya selalu sama; dibunuh.

“Ketika ditanyai, Mama Hasima (sapaan akrab Sutarti) selalu menjawab anaknya sudah mati,” kata Wati.

Jawaban Sutarti itu sontak membuat penasaran warga sekitar. Akhirnya, warga ramai-ramai mendatangi rumahnya.

Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri

Rumah Sutarti terkunci rapat saat warga ingin melihat ke dalam rumah.

Ketika diintip salah satu warga yang berdatangan tadi lewat jendela terlihat kedua buah hati Sutarti dalam keadaan terlentang tanpa busana. Pun demikian dengan sang ibu. Dia mengoceh tak jelas.

Sembari menunggu kedatangan pihak berwajib, warga pun tak berani masuk.

“Kami tidak berani masuk ke dalam rumah sebelum polisi datang,” kata Wati.

Hingga Polisi datang, bersama warga akhirnya pintu rumahnya didobrak. Mayat kedua anaknya pun akhirnya di bawa ke RSUD H Damanhuri.

“Saya tidak melihat ada darah. Mulutnya juga tidak berbusa. Mereka terlentang dan tidak mengenakan busana,” terang Wati.

Sempat Jalan-Jalan

Lantas bagaimana dengan kehidupan sehari-hari Sutarti?

Jauh sebelum ditinggal (meninggal) sang suami, warga menilai kesehariannya normal-normal saja.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

HPN 2020 Kalsel, Bos Media Ini Minta Pers Beradaptasi
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Pekauman, Dua Pria Tewas Terpanggang!
apahabar.com

Kalsel

Pantau Pencoblosan, Mobil Komisioner Bawaslu Kotabaru Tabrakan dengan Pikap
Petugas Kebersihan

Kalsel

Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku!
Bansos

Kalsel

Dewan Endus Tumpang Tindih Ribuan Bansos di Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Sinergitas Tiga Pilar Bagikan 1,5 Ton Beras untuk Warga Terdampak Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Didorong Kaum Muda Maju Pilkada, Guru Fadhlan: Lihat Saja Nanti
apahabar.com

Kalsel

Refleksi HUT Bhayangkara, Kinerja Polda Kalsel di Mata Pakar Hukum
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com