Ketua IJTI Kalsel: Usai Divaksin, Wartawan Jangan Merasa Kebal! Perpres Tuai Polemik, Jokowi Cabut Izin Investasi Miras Ratusan Guru di Balikpapan Divaksin Covid-19 Sidang Pembuktian AnandaMu, Koordinator Banjarmasin-Baiman 2 Beri Kesaksian Kecelakaan Tunggal di Tol Mantewe Tanbu, Dua Orang Tewas

Bubar atau Tidak, Nasib Kalteng Putra Kini Usai Liga 2 2020 Dihentikan

- Apahabar.com Senin, 25 Januari 2021 - 17:50 WIB

Bubar atau Tidak, Nasib Kalteng Putra Kini Usai Liga 2 2020 Dihentikan

Manajer Kalteng Putra, Hasanuddin Noor. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Kalteng Putra kini berada dipersimpangan, bubar atau tidak.

Menyusul, kompetisi sepakbola Liga 2 2020 resmi dihentikan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Ya, beberapa waktu lalu PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) sepakat tidak melanjutkan lagi Liga 1 dan Liga 2 2020.

Alasannya karena alasan kahar atau force majeur akibat pandemi Covid-19.

Keputusan itu diambil PSSI dalam rapat Komite Eksekutif (Exco), Rabu (20/1/2020) lalu.

Kalteng Putra sebagai salah satu konstestan Liga 2, belum memastikan nasib tim selanjutnya.

Apakah tim berjuluk Laskar Isen Mulang akan dibubarkan atau tidak.

“Kita masih menunggu arahan dari CEO H Agustiar Sabran. Jadi sekarang ini tim Kalteng Putra tetap ada. (Namun) Kapan kompetisi tahun dimulai kami siap, sekarang tunggu kepastian saja,” kata Manajer Kalteng Putra, Hasanuddin Noor, Senin (25/1/2021).

Diakuinya surat penghentian Liga 2020 sudah diterima. Namun untuk kompetisi musim 2021 belum ada kepastian.

Hasanuddin mengungkapkan para pemain yang direkrut memperkuat Kalteng Putra di kompetisi 2020, masih tetap terikat kontrak.

Bahkan, lanjut dia, kontrak itu masih berlaku hingga sekarang sampai adanya keputusan pembubaran tim.

Lebih jauh Hasanuddin mengungkapkan pada saat rapat virtual, manajemen Kalteng Putra bersama 23 klub Liga 2 mengusulkan beberapa hal kepada PT LIB, selaku operator kompetisi.

Mereka mendesak, apabila kompetisi 2020 dihentikan maka segera memberitahukan kepada klub, kapan kompetisi 2021 mulai bergulir.

Dengan demikian, lanjut Hasanuddin, klub bisa mengambil keputusan, terkait perekrutan pemain.

Sebab, kata Hasanuddin lagi, sampai saat ini sebagian klub belum membubarkan timnya, sehingga pemain masih terikat kontrak.

Di sisi lain, Kalteng Putra tegas Hasnuddin juga mempertanyakan kompensasi yang dibayarkan setiap termin, apakah tetap akan diberikan kepada tim atau tidak.

Menurut Hasanuddin, tidak ada kejelasan kapan kompetisi dimulai sangat merugikan klub. Pasalnya setiap bulan harus terus membayar gaji pemain.

Dia menilai klub tengah mengalami dilema besar. Pasalnya jika membubarkan tim, tapi malah justru kompetisi Liga 2021 akan dimulai.

Tak ayal, kata dia, klub tetap mengambil resiko tidak membubarkan tim, dengan konsekuensi tetap bayar gaji pemain.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Siap-siap, Pemerintah Inggris Segera Izinkan Penonton ke Stadion
apahabar.com

Sport

Sukses Juarai BATC 2020, Bukan Prioritas Utama Indonesia
apahabar.com

Sport

Mimpi Alena jadi Kenyataan, Barca Langsung ke Puncak
apahabar.com

Sport

Kalsel Kehilangan Peloncat Indah Andalan, Eka Purnama Indah Ungkap Kesedihannya
apahabar.com

Sport

Kalsel Siapkan Pegulat Andalan di Kejurnas
apahabar.com

Sport

136 Atlet Popda Banjarmasin Pasang Target Juara Umum
apahabar.com

Sport

Bersama 286 Atlet Terima SK CPNS, M Fadli Ingin di Kota Kelahiran Mengabdi
apahabar.com

Sport

Hasil Swab Barito Putera Sudah Kelar, Sayangnya Liga 1 2020 Batal Dilanjutkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com