Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Terganjal Aturan Kewarganegaraan, Pelatih Timnas Indonesia Batal Divaksin Covid-19

- Apahabar.com Jumat, 26 Februari 2021 - 21:47 WIB

Terganjal Aturan Kewarganegaraan, Pelatih Timnas Indonesia Batal Divaksin Covid-19

Salah seorang atlet menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 di Istora Gelora Bung Karno, Jumat (26/2). Foto: Liputan6

apahabar.com, JAKARTA – Sempat masuk daftar penerima vaksin Covid-19, nama pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, akhirnya dicoret dan batal disuntik.

Shin semula masuk dalam daftar atlet, pelatih dan ofisial yang menerima vaksinasi tahap pertama di Istora Gelora Bung Karno, Jumat (26/2).

Namun beberapa jam sebelum pelaksanaan, nama pelatih dari Korea Selatan itu dicoret dari daftar 820 orang yang mengikuti vaksinasi tahap pertama.

“Terdapat 50 orang, termasuk ofisial dari sepakbola. Namun Shin Tae-yong tidak termasuk, karena orang asing,” jelas Direktur Teknis PSSI, Indra Sjafri, seperti dilansir Detik.

Kendati demikian, Shin Tae-yong masih berpeluang mengikuti vaksin tahap kedua di Indonesia, sehingga tidak perlu pulang ke Korea untuk disuntik.

“Terkait vaksinasi warga negara asing, Kementerian Kesehatan belum merumuskan,” sahut Gatot Dewa Broto, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Namun Shin Tae-yong bakal divaksin di Indonesia, karena ini hanya masalah tahapan. Terkait jadwal dan lokasi, kami menunggu aturan dari Kemenkes dulu,” imbuhnya.

Dalam vaksinasi tahap pertama, Kemenpora menargetkan 5.000 atlet dari 40 cabang olahraga. Mereka merupakan atlet yang mengikuti kejuaraan, termasuk Olimpiade Tokyo.

Kemudian sasaran tahap kedua berjumlah 7.000 orang. Mereka merupakan atlet daerah yang dipersiapkan menghadapi PON Papua.

Sementara salah seorang atlet yang menerima vaksinasi adalah Lalu Muhammad Zohri. Seusai mendapatkan suntikan, sprinter ini hanya merasakan efek samping berupa pegal.

“Saya merasa pegal sedikit, cuma tidak terlalu sakit. Tapi biasa saja, tidak terlalu takut begitu juga,” ungkap Zohri seperti dilansir Liputan6.

Sedangkan pebulutangkis ganda putra Fajar Alfian malah tak merasakan apapun, setelah menerima vaksin Covid-19.

“Alhamdulillah tidak ada gejala sama sekali. Kami juga tidak takut, karena ingin pandemi cepat berakhir dengan cara menyukseskan program vaksin ini,” tegas Fajar.

Demikian pula perenang I Gede Siman Sudartawa. Bahkan peraih emas 50 meter gaya punggung SEA Games 2019 ini langsung kembali latihan, seusai menerima vaksin.

“Jangan takut divaksin, karena kami atlet saja mau disuntik vaksin. Saya tidak memiliki gejala apapun, sehingga semuanya aman,” pungkas Gede Siman.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Sport

Hasnur Bangga Yacob Sayuri dan Dandi Maulana Masuk Timnas U23
apahabar.com

Sport

Derby Catalan, Barca Pantang Anggap Remeh Espanyol
apahabar.com

Sport

Jelang Liga Inggris Chelsea vs Crystal Palace, Optimistis Lampard, Live Streaming Mola TV Malam Ini
Atlet Menembak Banjarmasin

Sport

Atlet Menembak Banjarmasin dan Kaltim Ramaikan Even Isen Mulang Open Kalimantan di Kalteng
apahabar.com

Sport

Laga Persahabatan Belanda vs Spanyol Berakhir 1-1, Gol Van de Beek Selamatkan Tim Orange dari Kekalahan
apahabar.com

Sport

Menanti Kiprah PS CMN, Klub Sepakbola yang Lahir di ‘Rahim’ Bos Tambang Tala
apahabar.com

Sport

Link Live Streaming Barito vs Semen Padang, Dilarang Over Pede
apahabar.com

Sport

Tingkah Suporter Bikin Barito Didenda Komdis PSSI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com