Jelang Imsak, Jago Merah Ngamuk di Ratu Zaleha Banjarmasin Kebakaran di Ratu Zaleha Banjarmasin: 2 Bangunan Hangus, Relawan Dilaporkan Luka Bakar Tangkap Bupati Nganjuk, KPK Sita Tumpukan Duit Rp 50-100 Ribu Motor Vs Motor di Paharuangan Kandangan, Pemuda Simpur Tewas Seketika Duduk Perkara Viral Pria Bersajam Ngamuk di Nagasari Banjarmasin hingga Bergumul dengan Polisi

Jelang MotoGP Doha, Dorna Bikin Film Dokumenter Berseri Valentino Rossi cs

- Apahabar.com Sabtu, 3 April 2021 - 00:12 WIB

Jelang MotoGP Doha, Dorna Bikin Film Dokumenter Berseri Valentino Rossi cs

Dorna Sports segera meluncurkan film dokumeter tentang kisah di balik layar MotoGP. Foto: Okezone

apahabar.com, DOHA – Promotor MotoGP, Dorna Sports, tengah menggodok rencana serial dokumenter ala Drive to Survive di platform streaming Amazon Prime Video.

Serial dokumenter Formula 1: Drive to Survive yang tayang di Netflix, sukses menjadi hit besar sejak mengudara perdana di pertengahan 2019.

Serial itu tak hanya membawa F1 kepada audiens yang lebih luas, juga mendatangkan penggemar baru.

Akhirnya setelah banyak memperoleh dukungan, Dorna Sports bekerjasama dengan Amazon untuk membawa film dokumenter MotoGP ke platform streaming Prime Video.

Sebuah kelompok kerja dari Mediapro yang diplot sebagai perusahaan produksi serial itu, bahkan sudah berada di Qatar untuk dua putaran pembuka musim 2021, serta keperluan pengambilan gambar.

Diyakini format serial MotoGP ini mirip seperti Formula 1: Drive to Survive, serta plot setiap episode berkisar kepada karakter yang berbeda di paddock.

Meski belum memiliki judul, film dokumenter itu disambut pebalap dengan antusias. Apalagi film dokumenter terakhir tentang MotoGP sudah terbilang lama.

Disutradarai Mark Neale dan diproduksi Brad Pitt, serial dokumenter terakhir adalah Hitting The Apex yang dirilis 2015.

“Film dokumenter tentang MotoGP akan memberi penggemar pandangan di balik layar. Itu juga bagus untuk orang-orang yang tidak mengikuti MotoGP,” cetus pebalap senior Valentino Rossi seperti dilansir Okezone, Jumat (2/4).

Sementara pebalap KTM Red Bull, Miguel Oliveira, sudah mendeklarasikan kesiapan memasang emosi di depan kamera.

“Mungkin terdapat batasan-batasan dalam memfilmkan kami. Namun saya tidak punya masalah menangis di depan umum,” tegas Oliveira.

Popularitas MotoGP telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, lantaran menyuguhkan pertarungan ketat.

Lonjakan penggemar terjadi di pasar Asia Tenggara, dengan tiket MotoGP Malaysia dan Thailand terjual habis.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sport

Atasi Hellas Verona, Inter Milan Tempel Ketat AC Milan
apahabar.com

Sport

China Batasi Gaji Pemain Rp21 M Setahun
apahabar.com

Sport

Live Streaming Barito Putera vs Bali United: Misi Hindari Malapetaka Kedua
apahabar.com

Sport

Tundukkan Boca, River Plate Juara Libertadores
apahabar.com

Sport

Eks Pemain Barito Gabung PSS Sleman
apahabar.com

Sport

Jadwal Liga Champions Rabu Dini Hari, Live Streaming, Real Madrid Vs Inter Milan, Liverpool, Manchester City
apahabar.com

Sport

Masih Mandul, Indonesia Digasak Thailand
apahabar.com

Sport

Lolos ke 8 Besar Liga 2, Sriwijaya Bidik Liga 1
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com