Biang Prostitusi Anak di Banjarmasin, Takut Diantar ke Panti karena Utang Kreditan Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan

Dimulai 3 Juli 2021, PSSI Hapus Sistem Degradasi Liga 1 Musim Ini

- Apahabar.com Jumat, 7 Mei 2021 - 13:34 WIB

Dimulai 3 Juli 2021, PSSI Hapus Sistem Degradasi Liga 1 Musim Ini

Ilustrasi Liga 1 Indonesia. Foto-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Dimulai 3 Juli 2021 mendatang, PSSI hapus sistem degradasi Liga 1 musim ini.

Kendati demikian, PSSI telah menyiapkan dua tiket bagi kontestan Liga 2 untuk naik ke kasta lebih tinggi.

Jumlah ini berkurang jika dibandingkan musim sebelumnya.

Umumnya sebanyak tiga tim akan promosi ke Liga 1 menggantikan tiga klub yang turun kasta.

Dengan formula ini, praktis jumlah peserta Liga 1 pada tahun depan atau musim 2022/2023 melonjak menjadi 20 tim.

“Kalau tidak ada degradasi di Liga 1, nanti ada dua tim yang promosi dari Liga 2 sehingga jumlahnya menjadi 20 tim,” ucap anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani.

Menurut Hasani, formula seperti ini hanya bersifat sementara.

Namun jika dirasa pas, format 20 tim berpeluang dipertahankan dengan dibahas di kongres tahunan PSSI pada 2022.

Mengapa perlu dibawa ke kongres tahunan PSSI?

Sebab jumlah voters Liga 1 yang tertera di Statuta PSSI adalah 18 tim.

Perlu adanya amandemen andai mau mempertahankan situasi seperti ini.

“Kami akan melihat model musim ini bagaimana. Kalau memang mempunyai dampak positif, bisa kami pertimbangkan dibawa ke kongres tahunan PSSI pada tahun depan untuk diubah,” terang Hasani.

“Apakah kami akan pertahankan dengan 20 klub atau kami kembalikan ke 18 klub. Sebab, akan ada perubahan Statuta PSSI nantinya jika format seperti ini dipermanenkan,” jelas mantan Komisaris PT Liga Indonesia Baru (LIB) ini.

Latar Belakang Penghapusan Degradasi

Usulan penghapusan degradasi di Liga 1 musim ini disebutkan datang dari para peserta.

Mereka mengajukan permintaan itu kepada PSSI karena faktor ekonomi.

Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada 3 Mei 2021 memutuskan bahwa Liga 1 2021/2022 tanpa degradasi untuk mengakomodir keinginan klub-klub.

Hasani menerangkan, kesekjenan PSSI menerima banyak surat dari tim-tim Liga 1 yang keberatan dengan adanya degradasi di musim ini.

Pihaknya memahami kondisi itu sehingga mengabulkan permohonan tersebut.

“Ada banyak klub yang meminta kata kesekjenan PSSI. Namun, kami tak tanya satu per satu kepada klub. Sebab, secara insting pun saya sudah tahu,” kata Hasani.

“Saya kan juga menjalankan perusahaan. Sekarang, perusahaan mana yang tidak kesusahan? Saat ini, perusahaan yang berhasil itu yang menjual vaksin dan tes COVID-19. Jenis usaha lain semua kolaps. Apalagi klub-klub Liga 1 ini. Kami sadarlah. Apalagi anggota Exco PSSI ini banyak yang berasal dari klub. Mereka tahu situasinya,” jelas Hasani.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

1 Emas di Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo, Kalsel Otomatis Sabet Tiket PON 2020
Juara di Banua Futsal League (BFL), Kohusien FC Rebut Piala Paman Birin 2

Sport

Juara di Banua Futsal League (BFL), Kohusien FC Rebut Piala Paman Birin 2
apahabar.com

Sport

Duet Bachtiar-Ibo Jadi Jantung Pertahanan Barito
apahabar.com

Sport

Kualifikasi Piala Dunia, Persija Sumbang 3 Pemain

Sport

Juventus Tersingkir Dari Liga Champions, Cristiano Ronaldo Digantung, Andrea Pirlo Santai
apahabar.com

Sport

Klasemen Liga Inggris: Ditempel Ketat Liverpool, Tottenham Hotspur Kembali ke Puncak
apahabar.com

Sport

Repsol Honda Merana Tanpa Marc Marquez di MotoGP

Sport

Austria Dampingi Belanda, Ditunggu Italia di Babak 16 Besar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com