Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Inggris Frustrasi Gagal Robek Jala Skotlandia

- Apahabar.com     Sabtu, 19 Juni 2021 - 07:50 WITA

Inggris Frustrasi Gagal Robek Jala Skotlandia

FOTO: Duel Inggris vs Skotlandia pada Grup D Euro 2020 di Stadion Wembley, Sabtu (19/6/2021). Foto-Antara.

apahabar.com, LONDON – Timnas Inggris gagal mengalahkan tamunya Skotlandia di Stadion Wembley, London, Sabtu (19/6/2021) dini hari WITA.

Melakoni laga kedua penyisihan Grup D Euro 2020, Inggris sanggup ditahan imbang Skotlandia, 0-0.

Inggris tak bisa berbuat banyak membongkar pertahanan Skotlandia sepanjang laga.

Hal itu membuat frustrasi tim asuhan Gareth Southgate.

Southgate sempat memasukkan Marcus Rashford menggantikan kapten Harry Kane untuk menambah daya gedor lini depan.

Tapi nyatanya hal itu tak mempengaruhi skor pertandingan.

“Kami butuh lebih banyak tusukan ke pertahanan dan saya pikir Marcus akan memberi energi itu. Kami sudah terdesak untuk meraih kemenangan di titik itu,” kata pelatih Inggris, Gareth Southgate selepas laga kepada ITV dilansir laman resmi UEFA.

“Kami harus bercermin, dimulai dari saya, dan melakukan lebih baik lagi. Kami tidak berbuat banyak untuk bisa memenangkan pertandingan malam ini,” ujarnya menambahkan.

Dari statistik pertandingan memperlihatkan Inggris mencatatkan hanya satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga.

Peluang terbaik The Three Lions lahir dari sundulan John Stones yang membentur tiang dan sontekan buru-buru Mason Mount yang melenceng.

Southgate mengakui Skotlandia patut diacungi jempol atas hasil malam itu.

“Sungguh malam yang membuat frustrasi. Anda harus memberi kredit besar kepada Skotlandia. Jika Anda tidak ingin memenangi pertandingan, penting untuk tidak kalah,” ujarnya.

Kendati Southgate berkata demikian, Skotlandia sebetulnya lebih dekat dengan kemenangan dibandingkan Inggris di laga kali ini.

Stephen O’Donnell memaksa kiper Jordan Pickford mementahkan tembakan datar berbahaya pada babak pertama.

Sedangkan Tyrone Mings harus berjaga menyapu bola dari garis gawang atas sepakan Lyndon Dykes.

Hasil tersebut membuat persaingan memperebutkan tiket babak 16 besar di Grup D malah terbuka lebar.

Inggris tertahan di urutan kedua dengan empat poin, persis di bawah Republik Ceko.
Sedangkan Skotlandia yang punya satu poin ada di dasar klasemen di bawah Kroasia karena kalah selisih gol.

Keempat tim kini di atas kertas masih punya peluang untuk lolos ke babak 16 besar. Baik sebagai dua tim teratas klasemen akhir Grup D maupun salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik turnamen.

Di pertandingan terakhir Grup D berlangsung serempak.

Inggris selanjutnya akan menghadapi Republik Ceko di Wembley pada Selasa (22/6/2021).

Sementara Skotlandia menyambut Kroasia di Hampden Park, Glasgow.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Hasil MotoGP Prancis 2020, Valentino Rossi Crush di Tikungan Pertama Sirkuit Le Mans FrenchGP
apahabar.com

Sport

Hasil Liga Italia Lazio vs Atalanta, Gasperini Puas La Dea Bantai Lazio, Skor Akhir 4-1
apahabar.com

Sport

Syarat Hamilton Rayakan Gelar Juara Dunia F1 2019 di GP AS
apahabar.com

Sport

Marcus Kartu Merah di All England, Ini Jenis Penalty Card Bulutangkis
apahabar.com

Sport

Songsong Piala Thomas, PBSI Utamakan Keselamatan Atlet

Sport

Hasil Liga Spanyol: Frenkie de Jong Ciamik, Antar Barcelona Tekuk Elche
Ligue 1 Tanpa Penonton, Lyon Rugi 2 Juta Euro per Laga Kandang

Sport

Ligue 1 Tanpa Penonton, Lyon Rugi 2 Juta Euro per Laga Kandang
apahabar.com

Sport

Para ‘Zoro’ Tapin Kuasai Kejurprov Anggar Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com