Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Innalillah, Legenda Pebulutangkis Markis Kido Meninggal Dunia

- Apahabar.com     Senin, 14 Juni 2021 - 22:28 WITA

Innalillah, Legenda Pebulutangkis Markis Kido Meninggal Dunia

Momen indah Markis Kido (kanan) bersama Hendra Setiawan, ketika meraih emas bulutangkis ganda putra di Olimpiade. Foto: Detik

apahabar.com, JAKARTA – Dunia bulutangkis Indonesia berduka. Peraih emas ganda putra di Olimpiade 2008, Markis Kido, meninggal dunia, Senin (14/6) malam.

Kepergian pria berusia 36 tahun tersebut dikabarkan Persatuan Bulutangkis Seluru Indonesia (PBSI) melalui akun Twitter @INABadminton.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah meninggal dunia salah satu pahlawan bulutangkis Indonesia, peraih emas Olimpiade Beijing 2008, Markis Kido,” demikian penjelasan PBSI.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Selamat jalan Kido!,” tambah keterangan tersebut.

Markis Kido dikabarkan meninggal dunia akibat serangan jantung, ketika sedang bermain bulutangkis.

“Markis meninggal karena serangan jantung, ketika main bulutangkis,” jelas pebulutangkis wanita dan Humas PB PBSI, Yuni Kartika, seperti dilansir IndoSport.

Markis Kido meraih emas bulutangkis ganda putra, ketika berpasangan dengan Hendra Setiawan di Olimpiade 2008 yang berlangsung di Beijing.

Dalam pertandingan yang berlangsung tiga game, Markis/Hendra mengalahkan ganda Cina, Fu Haifeng dan Cai Yun, dengan skor 12-21, 21-11 dan 21-16.

Sementara setahun sebelumnya, Markis/Hendra menjuarai BWF World Championship di Kuala Lumpur Malaysia.

Sederet prestasi apik dibukukan Markis Kido, termasuk emas Asian Games 2010 di Guangzhou, China.

Setelah memutuskan pensiun, kakak kandung pebulutangkis nasional Bona Septano dan Pia Zebadiah ini menjadi pelatih ganda putri U-15 dan U-17 di PB Jaya Raya Jakarta.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Alex Marquez Dicibir Seperti Tikus Tenggelam, Kenapa?
apahabar.com

Sport

Barcelona, Diktator Lapangan Hijau La Liga yang Ganas!
apahabar.com

Sport

Pelatih PSIS Sudah Punya Gambaran Kalahkan Barito
apahabar.com

Sport

Link Live Streaming Monchengladbach vs Real Madrid, Prediksi, Fakta-Fakta, Susunan Pemain, Saatnya Sergio Ramos CS Bangkit
Barito Putera

Sport

Jaga Protokol Kesehatan, Latihan Perdana Barito Putera Berlangsung Tertutup
Deontay Wilder Ungkap Biang Kerok Kekalahan dari Tyson Fury

Sport

Deontay Wilder Ungkap Biang Kerok Kekalahan dari Tyson Fury

Sport

Greysia/Apriyani Raih Emas di Olimpiade, Presiden: Kado HUT Kemerdekaan RI
apahabar.com

Sport

Delapan Tim yang Berhak ke Perempat Final apahabar.com Futsal Tournament 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com