Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Terkendala Aturan di Liga Spanyol, Barcelona Terancam Kehilangan Lionel Messi

- Apahabar.com     Rabu, 23 Juni 2021 - 08:08 WITA

Terkendala Aturan di Liga Spanyol, Barcelona Terancam Kehilangan Lionel Messi

Hanya dalam hitungan hari, Lionel Messi menjadi pemain bebas transfer, setelah perpanjangan kontrak di Barcelona belum mencapai kesepakatan. Foto: Bola

apahabar.com, JAKARTA – Akibat melanggar aturan gaji, Barcelona terancam tidak lagi diperkuat Lionel Messi di musim 2021/2022.

Otoritas Liga Spanyol telah menentukan batas gaji pemain yang harus dipenuhi semua klub. Pembatasan ini dilakukan agar jarak antara klub kaya dan miskin tidak terlalu jomplang.

Dalam aturan di musim 2020/2021, batas gaji di Liga Spanyol adalah 382,7 juta euro atau atau hampir separuh dari gaji Barcelona di musim 2018/2019.

Sementara di musim 2019/2010, total gaji pemain yang harus ditanggung Barcelona sebesar 671 juta euro atau setara Rp11,5 triliun.

Agar tidak menabrak aturan, Barcelona harus mengurangi beban gaji. Salah satunya memotong gaji Lionel Messi yang bernilai 71 juta euro, atau membiarkan sang pemain pergi.

“Barcelona sudah melewati batas gaji pemain,” cetus Presiden La Liga, Javier Tebas, seperti dilansir CNN, Rabu (23/6).

“Kami berharap Barcelona bisa mempertahankan Lionel Messi. Namun mereka harus melakukan pemotongan gaji di tempat lain,” imbuhnya.

Meski demikian, La Liga tetap memberikan harapan kepada Barcelona agar dapat mempertahankan Lionel Messi. Salah satu jalan yang bisa ditempuh adalah penataan utang.

Selain membebani klub, separuh dari total kerugian La Liga yang mencapai 700 juta euro disebabkan Barcelona.

“Barcelona harus merestrukturisasi utang. Kalau mereka mampu mengatur itu, situasi yang akan dihadapi tidak terlalu serius,” beber Javier Tebas.

Lionel Messi sendiri belum memutuskan masa depan di Barcelona. Padahal kontrak kapten Timnas Argentina ini akan berakhir 30 Juni 2021.

Andai tidak tercapai kesepakatan, Lionel Messi dapat meninggalkan Barcelona dengan status bebas transfer.

Manchester City dan Paris Saint-Germain disebut-sebut sudah bersiap menyambut Lionel Messi, seandainya perpanjangan kontrak dengan Barcelona gagal tercapai.

Sementara Presiden Barcelona, Joan Laporta, masih yakin dapat mencapai kesepakatan baru dengan Lionel Messi.

“Pembicaraan berjalan baik, tetapi belum selesai dilakukan. Kami berharap mencapai kesepakatan sesegera mungkin,” jelas Joan Laporta seperti dilansir BolaSport.

“Kami tidak berpikir mendapat penolakan. Lionel Messki ingin bertahan dan kami pun melakukan semua yang dapat dilakukan,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Semifinal Leg II Liga 2: Kalteng Putera Siapkan Algojo Penalti di Sleman

Sport

Juventini Banjarmasin Bangga Kemenangan Bianconeri atas AC Milan

Sport

Kasus Positif Covid-19 Bertambah, Pertandingan AC Milan vs Juventus Terancam Ditunda
apahabar.com

Sport

Peseban Muda Siap Bawa Pulang Piala Soeratin
MotoGP

Sport

Tercepat Dalam Shakedown MotoGP 2021, Stefan Bradl Langsung Pamer
Perempat Final Piala Menpora 2021

Sport

Barito Putera Hadapi Julius Kwateh Akademy Jelang Perempat Final Piala Menpora 2021

Sport

Hasil Liga Spanyol: Trincao Ciamik Bawa Barcelona Salip Real Madrid
apahabar.com

Sport

Barito Tunjuk Yunan Helmi Gantikan Jacksen F Tiago
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com