Kontak Tembak dengan Satgas Madago Raya, Pimpinan Teroris Poso Ali Kalora Tewas! Polisi Tangkap Selegram ‘Kuda Poni’ Live Bugil-Masturbasi, Sebulan Rp 30 Juta Siap-Siap! Jika PPKM Level III Diberlakukan, Berikut Sederet Aturan PTM di Banjarmasin Status Siaga Bencana, Tiga Wilayah Rawan Banjir di Banjarbaru Jadi Atensi Ups..Petugas Temukan Kondom Bekas di Saluran Limbah Hotel Banjarmasin yang Tersumbat

Hasil Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020: Mantan Atlet Kalsel Raih Medali Lagi

- Apahabar.com     Minggu, 25 Juli 2021 - 19:42 WITA

Hasil Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020: Mantan Atlet Kalsel Raih Medali Lagi

Lifter angkat besi Indonesia di kelas 61 kilogram, Eko Yuli Irawan, berhasil meraih medali perak di Olimpiade Tokyo 2020, Minggu (25/7). Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Lifter angkat besi Indonesia di kelas 61 kilogram, Eko Yuli Irawan, berhasil meraih medali perak di Olimpiade Tokyo 2020, Minggu (25/7).

Eko Yuli membukukan total angkatan 302 kilogram dengan snatch 137 kilogram dan clean and jerk 165 kilogram.

Sementara emas diraih Li Fabin. Lifter China ini membukukan total angkatan 313 kilogram dengan snatch 141 kilogram dan clean and jerk 172 kilogram.

Sedangkan perunggu dibawa pulang Son Igor dari Kazakhstan yang membukukan total angkatan 294 kilogram.

Persaingan Eko Yuli dengan Li Fabin sendiri cukup ketat. Awalnya Eko Yuli melalukan angkatan snatch 137 kg. Sebaliknya Li Fabin gagal dalam angkatan pertama dengan beban yang sama.

Lantas Eko Yuli yang pernah membela Kalimantan Selatan di level junior, mencoba menaikkan beban menjadi 141 kg dalam kesempatan kedua.

Namun angkatan tersebut gagal diselesaikan Eko Yuli. Tidak dinyana Li Fabin sukses membuat angkatan snatch 137 kg dalam upaya kedua, lalu 141 kg dalam percobaan ketiga.

Di sisi lain, Eko Yuli gagal melakukan angkatan snatch 141 kg dalam percobaan ketiga. Imbasnya Li Fabin pun berada di atas angin.

Kemudian untuk clean and jerk, Eko mengawali angkatan seberat 165 kg. Demikian pula Li Fabin yang membuka persaingan dengan angkatan 166 kg.

Li Fabin kembali sukses melakukan clean and jerk 172 kg dalam percobaan kedua, sekaligus mencatatkan rekor Olimpiade.

Sedangkan Eko Yuli gagal dalam percobaan kedua dengan angkatan clean and jerk 177 kg. Pun demikian percobaan ketiga atau terakhir.

Kendati hanya meraih perak, Eko Yuli membukukan sejarah sebagai atlet Indonesia dengan peraih medali terbanyak di Olimpiade.

Tercatat Eko Yuli meraih perunggu di Olimpiade 2008 dan 2012, kemudian perak di Olimpiade 2016.

Eko Yuli mengalahkan legenda angkat besi nasional Lisa Rumbewas. Lifter putri yang juga pernah membuat Kalsel ini meraih tiga medali Olimpiade dalam periode 2000 hingga 2008.

Rinciannya Lisa Rumbewas meraih dua perak di Sydne 2000 dan Athena 2004, serta perunggu di Beijing 2008.

Ini juga menjadi medali kedua Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Sebelumnya Windy Cantika menyumbangkan perunggu dari angkat besi 49kg putri.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Kontrak Habis, Samsul Arif Berpikir Kembali ke Barito

Sport

Salam Metal, Sergio Aguero Resmi Berkostum Barcelona
apahabar.com

Sport

Yoo Jae Hoon Tidak Termasuk 20 Pemain Barito ke Samarinda
apahabar.com

Sport

Kehadiran Timnas U-22 Dinanti Bonus Rp 2,1 M
apahabar.com

Sport

MU Bungkam Spurs, Bukti Rashford Lebih Tajam dari Kane!
apahabar.com

Sport

Pemain Timnas U-19 Bayu Mohamad Fiqri Resmi Gabung Persib, Simak Penilaian Robert Rene Alberts

Sport

Jelang Liga 1, Barito Putera Gaet Bek Baru Dari Liga Bosnia
apahabar.com

Sport

Ini Jadwal Resmi MotoGP 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com